Mengaku Dari Metro Aceh Wartawan Gadungan Cari Sumbangan

- Administrator

Senin, 20 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Seorang oknum wartawan gadungan berdomisili di Kota Banda Aceh, mengaku dari awak media ini dikabarkan kerap mengelabui pejabat pemerintah, petinggi TNI dan Polri untuk meminta-minta uang kepada mitra kerja pers dI Aceh.

Modus pria yang diduga bernama Faisal, mengaku sebagai wartawan Metro Aceh lalu memintai bantuan uang dari pejabat, melalui pesan WhatsApp dengan berbagai dalih keperluan. Supaya dapat meyakinkan mitra kerja pers, oknum wartawan bodrex itu memajang foto profilnya sedang menenteng kamera, dan berboncengan sepeda motor dengan patung Presiden Jokowi.

Faisal, Oknum Yang Mengaku Dirinya Wartawan Metro Aceh

Kendati tidak tercatat sebagai wartawan portal berita Metro Aceh, namun oknum itu diketahui sudah dua kali mencatut nama media ini, untuk meminta-minta uang. Akibat perbuatan tersebut, sangat merugikan integritas media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menjunjung kode etik jurnalistik, perbuatan oknum wartawan gadungan ini, mencatut nama media kami untuk meminta-minta kepada mitra pers, jelas sangat merugikan kredibilitas media kami,” ungkap Pimpinan Redaksi Metro Aceh, Bahrul Walidin.

Dia mengaku, selama ini pihaknya selalu menjaga etika serta melarang wartawan media ini, untuk meminta-minta dari narasumber. Faisal bukanlah salah satu wartawan Metro Aceh, namun perbuatan culasnya itu jelas merusak citra jurnalis.

Bahrul yang kini dipercayai sebagai Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen periode 2018-2021, meminta agar oknum itu menghentikan aksinya mencatut nama media online ini, untuk mencari keuntungan pribadi. Jika tidak, perbuatan tersebut akan dilapor ke polisi dan dilanjutkan ke ranah hukum.

“Beberapa waktu lalu, kami memperoleh informasi, oknum ini menghubungi WA Kapolres Bireuen, lantas meminta uang. Lalu, hari Minggu kemarin dia kembali mencoba menghubungi Danrem 011/Lilawangsa, untungnya kami mendapat konfirmasi dari pihak Penrem, sehingga aksinya tidak direspon,” papar Bahrul seraya mengaku tidak tertutup kemungkinan, tindakan ini sudah sering dilakukan namun tidak ketahuan.

Atas nama seluruh tim redaksi Metro Aceh, Bahrul menyampaikan kepada seluruh mitra pers di Aceh, supaya tak meladeni permintaan dari wartawan yang mengatasnamakan media ini. Selain itu, setiap wartawan Metro Aceh dilengkapi dengan ID Card, sebagai tanda pengenal dan sangat dilarang meminta sesuatu dari narasumber.(tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen
Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba
Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:06 WIB

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:50 WIB

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Pekerja melakukan proses mengaspal jalan rusak dikawasan Geulanggang Teungoh untuk di aspal kembali, Sabtu (16/5) pagi

NANGGROE

PUPR Bireuen Aspal Jalan Elak Rusak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:49 WIB

Puluhan ekor sapi di pasar hewan Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Sabtu (16/5) pagi.

NANGGROE

Jelang Idul Adha Harga Hewan Qurban Melonjak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:48 WIB