SD Krueng Simpo Dilahap Api, Murid Kocar-Kacir

- Publisher

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SD Negeri 2 Juli dilahap api, Rabu (6/10) siang.

SD Negeri 2 Juli dilahap api, Rabu (6/10) siang.

BIREUEN|METRO ACEH-Tiga Ruang Kelas Belajar (RKB) SD Negeri 2 Juli di Desa Krueng Simpo, dilaporkan ludes dilahap si jago merah, Rabu (6/10) siang. Seluruh mobiler dan fasilitas pendidikan sekolah itu hangus jadi debu.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi sekira pukul 10.45 wib saat ratusan murid SD ini sedang belajar. Para pelajar itu, kocar-kacir dan berhamburan keluar kelas untuk menyelamatkan diri dari kobaran api, bahkan sebagian diantara mereka tak sempat menyelamatkan tas, serta perlengkapan belajarnya. Akibat insiden tersebut, ditaksir menyebabkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Sejumlah saksi mata menuturkan, awal kejadian bermula dari rumah warga yang berada di samping pagar sekolah. Api muncul dari belakang arah rumah itu, lalu membakar seluruh bangunan serta menjalar ke gedung sekolah, kemudian menghanguskan tiga RKB dan mobiler, berikut perlengkapan belajar para murid SD Krueng Simpo itu.

Kabid Pembinaan SD Disdik Bireuen, Alfian M.Pd menyaksikan puing-puing sisa kebakaran SDN 2 Juli.
Kabid Pembinaan SD Disdik Bireuen, Alfian M.Pd menyaksikan puing-puing sisa kebakaran SDN 2 Juli.

Pihak sekolah bersama warga berupaya keras menjinakkan si jago merah, tetapi api yang berkobar terus membesar dan begitu cepat menjilat bangunan gedung, sehingga upaya tersebut tak berhasil,”Api dari rumah yang ditinggal pemiliknya itu, sangat cepat membesar lalu merembet ke atap sekolah. Guru dan murid-murid SD 2 Juli, berhamburan keluar kelas,” ungkap seorang saksi kepada awak media.

Tak lama kemudian, tim Damkar Pemkab Bireuen tiba di lokasi, dengan empat unit armada berhasil memadamkan kobaran api di gedung sekolah, serta rumah yang diketahui dalam kondisi kosong karena pemiliknya lagi ke kebun. Hampir satu jam, petugas berjibaku untuk menguasai situasi ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Afwadi BA mengaku, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi 15 menit setelah menerima laporan dari perangkat Gampong Krueng Simpo. Mereka bergerak cepat menyiram titik api, agar tidak lagi menjalar ke ruang kelas lain.

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga setempat, api diperkirakan berasal dari dapur rumah yang bersebelahan dengan komplek sekolah,”Ketika tim pemadam tiba, api telah menghanguskan tiga ruang kelas dan mobiler,” ujarnya.

Disebutkannya, BPBD saat ini sudah mengirimkan bantuan masa panik untuk pemilik rumah korban kebakaran itu, berupa sembako, tenda dan selimut.

Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Al-Muttaqin S.Pd M.Pd melalui Kabid Pembinaan SD, Alfian M.Pd saat dihubungi via seluler beberapa saat usai kejadian, mengaku sedang berada di lokasi. Menurut dia, meski kondisi ruang kelas terbakar, namun pihaknya meminta sekolah tetap berlanjut seperti biasa dan menyiasati dengan sistem shift.

Ditegaskannya, proses belajar mengajar di sekolah yang memiliki 9 RKB tetap dilanjutkan mulai besok, tetapi semuanya harus disetujui oleh orang tua/wali murid,”Enam ruang yang masih tersisa, dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk PBM, dengan jadwal pagi dan sore hari,” jelasnya.

Alfian mengaku, saat ini setiap sekolah di Kabupaten Bireuen, sudah diterapkan kurikulum berbasis mitigasi bencana, agar menghindari resiko ancaman keselamatan bagi murid dan guru yang sedang mengikuti proses belajar mengajar. Termasuk, antisipasi potensi kebakaran yang harus dilakukan,”Kepala Sekolah sebenarnya sudah bertindak, melakukan pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tapi karena api sangat besar sehingga upaya itu tidak berhasil,” sebut Alfian.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas
Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar
Mapolsek Pandrah Terbakar
Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:16 WIB

Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:17 WIB

Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah

Berita Terbaru

POLITIK

Munawar SH Calon Kuat Kandidat Ketua DPP PDA

Minggu, 30 Agu 2026 - 17:44 WIB

PPK 1.3 Provinsi Aceh, Isnanda melihat kondisi jembatan baru atau duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang, Minggu (30/8) pagi.

NANGGROE

Jembatan Baru Kutablang Dibuka Uji Coba 20 September

Minggu, 30 Agu 2026 - 15:07 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,S.Psi.,MIK narasumber Pomaba UNIKI yang berlangsung, Sabtu (29/8) pagi.

NANGGROE

Kapolres Narasumber Pomaba UNIKI

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:41 WIB

Rektor Umuslim Peusangan Bireuen, Dr Marwan, MPd serah penghargaan predikat Fakultas Terbaik diterima Gubernur BEM Fikom, Muhammad Sakhi Alhirzi, Jumat (29/8) pagi.

PENDIDIKAN

​FIKOM Umuslim Raih Predikat Fakultas Terbaik di PKKMB

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:40 WIB

Asisten Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH.,.MM, Kapolres AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi., MIK, Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi, pejabat UNIKI foto bersama mahasiswa baru, Sabtu (29/8) pagi.

PENDIDIKAN

Seribuan Mahasiswa UNIKI Bireuen Ikuti Pomaba

Sabtu, 29 Agu 2026 - 15:39 WIB