Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas

- Publisher

Minggu, 19 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedi Miswar S.Sos MH, Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, dan Kapolsek Peudada Iptu Supratman beserta di lokasi sepeda motor ditemukan, pasca kecelakaan jatuh ke parit di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Minggu (19/4).

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedi Miswar S.Sos MH, Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution, dan Kapolsek Peudada Iptu Supratman beserta di lokasi sepeda motor ditemukan, pasca kecelakaan jatuh ke parit di jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, Minggu (19/4).

BIREUEN|METRO ACEH-Akibat kecelakaan lalulintas di ruas jalan negara, dua pelajar asal Simpang Mamplam meninggal dunia, Minggu (19/4) dini hari. Insiden maut ini, terjadi di kawasan Gampong Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, peristiwa naas itu terjadi saat kedua korban mengendarai sepeda motor Honda Supra, tiba-tiba terjatuh ke parit di sisi ruas jalan Medan-Banda Aceh. Insiden tragis ini, menyebabkan Masjidil Aqsa (17) warga Gampong Ulee Kareung dan temannya Amirul Mukminin (17) warga Gampong Cureh Baroh meninggal dunia.

Korban Masjidil Aqsa merupakan anak ke tujuh dari pasangan M Nasir Taleb, (56) nelayan, dan Musyidah (51) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Gampong Ule Kareueng, Kecamatan Simpang Mamplam.

Murayidah kepada awak media ini ditemui di RSUD dr Fauziah mengatakan kejadian diketahui setelah diberitahu oleh anaknya sehingga Mursyidah dan suaminya sedang berada di Kabupaten Aceh Tengah langsung pulang melihat jenazah puteranya di rumah sakit.

Kakak korban Lina Maulida (29) warga Gampong Ule Kareung kepada Metro Aceh dirumah sakit mengatakan, Sabtu malam pukul 21.30 WIB, adiknya Masjidil Aqsa ada pulang kerumah mengambil lauk untuk makan dan dibawa pulang kerumah, dia mengatakan kepada adiknya Sintia bahwa dia mau pergi bersama kawan.

Kemudian, Habibi (35) keluarga korban ditanyai Metro Aceh di RSUD dr Fauziah memastikan bahwa satu korban lagi bernama Amirul Mukminin (17) santri, alamat Gampong Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam, orangtua Syamsudin (40) dan ibunya sudah almarhummah.

Dia tidak mengetahui korban pergi kemana semalam. Namun, hari Sabtu (18/4) pukul 12.00 WIB pulang dari dayah di Gampong Cureh Tunong korban ada pulang kerumahnya, saat itu korban memakai kain sarung dan baju yang pakai saat kejadian tersebut, ujarnya saat lagi memastikan korban benar saudaranya.

Kronologis Kejadian

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK MMed.Kom dikonfirmasi Metro Aceh melalui Kapolsek Peudada Iptu Supratman menjelaskan belum mengetahui kronologis kejadian. Anggota piket Polsek Peudada, Minggu (19/4) dinihari, menerima informasi dari warga bahwa ada sepeda motor kecelakaan dan korban jatuh ke dalam parit dipinggir sawah di pinggir jalan Banda Aceh-Medan Gampong Meunasah Baroh.

Anggota Polsek dan Koramil langsung ke lokasi dan dibantu warga lalu membawa korban ke Puskesmas Peudada menggunakan dua mobil ambulance. Akibat luka parah satu korban meninggal di Puskesmas.

Sedangkan satu korban di evakuasi ke IGD RSUD dr Fauziah juga diperoleh informasi selanjutnya telah meninggal dunia, untuk penyebab kejadiannya itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan Satlantas Polres Bireuen juga sudah turun ke lokasi pasca kejadian, jelas Kapolsek.

Supir ambulan Puskesmas Peudada,
Muttaqin (41) ditanyai awak media ini mengatakan, Minggu dinihari menerima informasi dari warga bahwa ada korban kecelakaan, ratusan meter ke timur Puskesmas Peudada.

Selanjutnya dia bersama Marhadi (45) juga supir, langsung membawa dua unit mobil ambulan ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban ke IGD Puskesmas. Satu korban luka berat saat itu belum diketahui identitas meninggal dunia dan satu lagi juga luka berat di rujuk ke RSUD dr Fauziah, jelasnya.

Kasatlantas AKP Irwansyah Nasution yang ditanyai Metro Aceh di Polsek Peudada juga mengatakan sepeda motor yang ditumpanggi kedua korban mengalami kecelakaan tunggal dan ditemukan jatuh ke dalam parit untuk penyebab masih dalam penyelidikan, pasca kejadian anggota Satlantas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)

Kasatreskrim Polres Bireuen, AKP Dedy Miswar S.Sos MH juga ditemui di Polsek Peudada, Minggu (19/4) pagi,*Jika kita lihat kondisi sepertinya kedua korban mengalami kecelakaan tunggal, tapi masih terus kami dalami penyebab kecelakaan tersebut,” ujar Dedi yang juga bersama-sama anggota turun ke TKP. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas
Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar
Mapolsek Pandrah Terbakar
Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:16 WIB

Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:17 WIB

Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah

Berita Terbaru

pgri-komit-kawal-kasus-hukum-muhardi

NANGGROE

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:03 WIB

NANGGROE

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:49 WIB

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran bersama pejabat Forkopimda dan ratusan peserta hadiri Apel Kebangsaan di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.

NANGGROE

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB