BIREUEN|METRO ACEH-Suasana lebaran Idul Fitri 1447 H, dua anak yatim dan yatim piatu bernama Bilalbirrabbah (15) dan Mulkan (10) dalam sekejap harus kehilangan rumah peninggalan orang tua mereka, di depan lapangan bola kaki Dusun Lam Pucok, Desa Cot Rabo Tunong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen akibat terbakar, Rabu (25/3) pukul 22.00 WIB.
Meski tdak ada korban dalam peristiwa itu, tapi seluruh harta benda dirumah korban termasuk satu sepeda motor merk Honda Scoopy dan dua sepeda dayung salah satu digunakan Mulkan pergi sekolah hangus terbakar.
Kebakaran itu juga mengakibatkan rumah tetangganya juga kakek korban M Nasir (61) ditempati bersama istri Marhani (53) dan anaknya Afzalul Rizki (23), Repi Saputra (16), Repa Saputra (16), dan Hanum Herlina (11) terkena imbas terbakar pada dinding samping.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Komandan Regu (Danru) Pos Induk Kota Bireuen, Afrizal mengatakan saat mendapat informasi tiga pemadam pos induk, satu unit dari pos Juli dan satu unit dari pos Kutablang langsung dikerahkan ke lokasi untuk penyebab belum diketahui pasti, ujarnya.
Sementara itu, Keuchik Cot Rabo Tunong, Furkan Syahputra (26) yang didampingi M Nasir kepada Metro Aceh dilokasi mengatakan untuk penyebab kebakaran belum diketahui pasti, secara tiba-tiba warga melihat rumah korban sudah terbakar.
Saat kebakaran terjadi, Bilalbirrabbah (15) dan Mulkan (10) tidak dirumah, keduanya berada dirumah kakeknya (M Amin-red) disebelah karena malam hari tidur dirumah tersebut.
“Saya baru selesai sembahyang lagi duduk-duduk bersama anak-anak dirumah, tiba-tiba mati lampu dan rumah Mulkan disebelah sudah terbakar,” ujar Marhani bersama Mulkan sudah diamankan ke rumah tetangganya.
Keuchik melanjutkan mengetahui kejadian itu warga berdatangan memberi bantuan dan keuchik juga langsung meminta bantuan kepada petugas pemadam, ungkapnya dan berharap Pemkab Bireuen dapat segera membantu korban sudah kehilangan tempat tinggal, harapnya.
Agus (40) warga dilokasi mengatakan belum diketahui penyebabnya saat itu dia sedang duduk di depan rumah tidak jauh dari lokasi, tiba melihat rumah Mulkan sudah terbakar dan api menyala besar, lalu bersama warga berdatangan membantu dan warga juga meminta bantuan pemadam, sebutnya. (Rahmat Hidayat).






