BIREUEN|METRO ACEH-Insiden penyerangan Markas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang menewaskan seorang prajurit TNI dari Yonif 113/JS di Distrik Marjayoun Lebanon Selatan, langsung mendapat respon Bupati Bireuen H Mukhlis ST dengan menyampaikan belasungkawa, atas peristiwa tersebut.
Mengetahui tewasnya Praka Farizal Rhomadhon (28), personil Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-S UNIFIl yang menjalankan tugas misi kemanusiaan PBB di Lebanon, serta meninggalkan istri Fafa Nur Azila (25) dan seorang putri Shanaya Almahyra Elshanu (2) yang kini berdomisili di asrama Kompi Markas Yonif 113/JS di Bireuen. H Mukhlis selaku Bupati Bireuen, menyampaikan duka mendalam dan berharap keluarga yang ditinggalkan selalu mendapat ketabahan.
“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bireuen menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka Farizal, kita mendo’akan semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan,” ungkapnya kepada media ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
H Mukhlis menuturkan, peristiwa tragis yang dialami prajurit TNI ini, tentu menimbulkan kesedihan mendalam pihak keluarga. Dia menyatakan, siap memberi perhatian kepada istri dan anak almarhum yang berdomisili di Asrama Kompi Markas Yonif 133/JS Bireuen.
“Kami mengutuk keras tindakan penyerangan terhadap prajurit yang menjalankan misi perdamaian, mereka menjalankan tugas menjaga perdamaian dan seharusnya dilindungi oleh semua pihak,” ujar H Mukhlis.
Selain Bupati Bireuen, berbagai kalangan di wilayah itu juga kaget menerima kabar duka ini, serta turut menyampaikan belasungkawa atas serangan maut zionis Israel terhadap prajurit TNI di Lebanon.
Seperti diberitakan sebelumnya, insiden tewasnya prajurit TNI dari Brigadir Infanteri Siwah 25/DAM IM yang diduga terkena serpihan artileri IDF di kawasan Adshit Al-Qusayr, Lebanon Selatan pada pukul 20.44 waktu Lebanon atau 01.40 WIB, turut dikecam keras oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gueterres. Dia mengutuk peristiwa yang menewaskan penjaga perdamaian Indonesia dari UNIFIL, ditengah permusuhan Israel dan Hizbullah.
“Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman dan kolega penjaga perdamaian yang meninggal serta kepada Indonesia,” ungkap Guterres seperti dikutip media ini melalui Instagram Nowdots dari Lebanon.
Farizal Rhomadhon kelahiran Kulon Progo, Yogyakarta 3 Januari 1998 akan segera diterbangkan ke tanah air. Namun, lokasi pemakaman jenazah korban ini masih menunggu keputusan pihak keluarga, mengingat anak dan istrinya di Bireuen.
Dalam pernyataan resmi UNIFIL membenarkan seorang anggotanya tewas, akibat serangan Israel ke Pos di Adhit Al-Qusayr dan seorang lainnya masih kritis di Distrik Marjayoun, Lebanon. Meski tidak menyebut asal penyerang, namun diyakini tindakan tersebut ulah Zionis Israel yang sedang berperang melawan Hisbullah. (Bahrul)






