Miris…! Demi Sekolah, Pelajar Sukabumi Nekat Terobos Sungai

- Administrator

Rabu, 1 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, METROACEH – Belasan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari Kampung Pasirkopo RT 04/06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat terlihat bersemangat menapaki pematang sawah dan jalan terjal. Tiba di pinggiran Sungai Citalahab, sepatu dan tas mereka angkat hingga ke atas kepala.

Satu persatu kaki-kaki kecil itu nekat menerobos sungai selebar 50 meter untuk sampai ke sekolah. Memang kedalaman sungai hanya setinggi lutut anak kecil, sehingga mudah dilintasi. Namun keselamatan jiwa mereka juga terancam.

Setiap hari, mereka harus menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer untuk tiba di Kampung Pasir Kandel, Desa Sukamaju tempat sekolah mereka berada. Pulang pergi total mereka menempuh jarak sejauh 3 kilometer, nihilnya infrastruktur jembatan tidak menyurutkan semangat mereka bersekolah. Namun, ketika air sungai meluap, mereka terpaksa meliburkan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini sudah berulang kali terjadi dan warga pun mengaku tidak membiarkan hal ini. Beberapa kali mereka membangun jembatan sementara namun jembatan itu hanya bertahan sebentar, ketika sungai meluap jembatan itu hanyut.

“Kami bikin hari ini, tiba-tiba air sungai meluap besoknya jembatan hilang lagi. Terus saja begitu, usulan untuk membuat jembatan juga sudah sering kami ajukan namun memang belum ada respons,” kata Suanta (45),ketua RT setempat, Rabu (1/7/2018).

Suanta bercerita, pihak sekolah sudah memaklumi kondisi tersebut. Ketika air sungai meluap otomatis para pelajar dari Desa Wangunreja terpaksa tidak masuk sekolah.

“Sekolah sudah maklum, kalau hujan arus sungai berubah jadi deras dan meluap. Kalau sudah begini ya terpaksa libur, kadang sampai dua minggu enggak sekolah,” ujar Suanta.

Senada dengan Suanta, Syamsiah (29) salah satu orang tua murid mengaku kerap waswas ketika putrinya, Zahra (7), menyeberangi sungai. Bahaya mengintai bocah-bocah penerus bangsa ini.

“Waswas khawatir dan takut, saya selalu nitip-nitip ke teman-temannya yang badannya lebih besar untuk jagain. Tapi saya sedikit tenang karena kadang pak RT juga sering berjaga di tengah sungai untuk membantu nyebrangin Zahra,” tuturnya.

MI Pasir Badak ialah satu-satunya sekolah terdekat. Zahra, siswi kelas 2 MI, tak surut semangatnya bersekolah demi bercita-cita menjadi dokter. “Saya ingin jadi dokter, banyak nolongin orang. Sekarang saya kepengen ada jembatan melintas sungai, karena kalau air naik sedikit saja baju seragam pasti basah,” ucap Zahra.(dc)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo
Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri
KPK – Jaklingko Sepakati Upaya
Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh
Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah
Kemenkominfo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19
Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK
KPK RI Terima 1.082 Laporan Gratifikasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:53 WIB

Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri

Jumat, 31 Desember 2021 - 13:40 WIB

KPK – Jaklingko Sepakati Upaya

Sabtu, 11 September 2021 - 16:32 WIB

Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:03 WIB

Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah

Berita Terbaru

Tersangka AZ, Sekdes salah satu gampong di Peusangan, saat di ruang identifikasi Satres Narkoba Polres Bireuen

HUKUM & KRIMINAL

Sekdes Jadi Pengedar Sabu

Rabu, 17 Jul 2024 - 12:24 WIB

Sejumlah tokoh memberi dukungan kepada H Mukhlis ST sebagai calon Bupati Bireuen 2024-2029

POLITIK

Tokoh Bireuen Siap Dukung H Mukhlis

Minggu, 14 Jul 2024 - 00:56 WIB

PERISTIWA

Wartawan Karo Diduga Dibakar Oknum Aparat

Selasa, 2 Jul 2024 - 14:09 WIB