Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 Sukses, 4 Jam Transaksi Capai Rp 73 Juta

- Administrator

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 di Kota Lhokseumawe, Selasa (9/6)

Suasana Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 di Kota Lhokseumawe, Selasa (9/6)

LHOKSEUMAWE|METRO ACEH-Event Pasar Tani Aceh Roadshow 2026 yang digelar Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh di Lapangan Mon Geudong Kota Lhokseumawe, mendulang kesuksesan besar. Hanya empat jam setelah dimulai, transaksi tercatat menembus Rp 73 juta pada Selasa (9/6).

Pantauan media ini, ribuan masyarakat yang mengunjungi lokasi terlihat cukup antusias, melihat langsung aneka produk pertanian dan UMKM yang digelar. Puluhan petani serta 30 pelaku UMKM lokal, turut berpartisipasi menghadirkan berbagai komoditas pangan segar dan produk olahan, mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, beras, minyak goreng, LPG subsidi 3 kilogram, hingga aneka makanan dan kerajinan lokal.

Program Pasar Tani Roadshow merupakan salah satu strategi Pemerintah Aceh untuk memperpendek rantai distribusi hasil pertanian. Melalui skema ini, petani dapat menjual produknya langsung kepada masyarakat tanpa perantara, sehingga memperoleh harga lebih menguntungkan sekaligus memberikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Selain memperluas akses pasar bagi petani, kegiatan ini juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas strategis seperti cabai yang selama ini kerap menjadi penyumbang inflasi.

Mewakili Wali Kota Lhokseumawe, Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang telah memilih Lhokseumawe sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Pasar Tani Roadshow tahun ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat keterhubungan antara petani dan konsumen sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

“Pasar Tani Roadshow merupakan sarana strategis untuk memperkuat hubungan antara petani dan konsumen. Melalui kegiatan ini, hasil pertanian dapat dipasarkan lebih luas dengan harga yang kompetitif, sementara masyarakat memperoleh akses terhadap produk segar dan terjangkau,” ujar Haris.

Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai dan membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani serta penguatan ekonomi daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong produktivitas petani sekaligus memperkuat perekonomian daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang diwakili Kepala Bidang Hortikultura, Chairil Anwar, menjelaskan bahwa Pasar Tani Roadshow bertujuan meningkatkan pendapatan petani, menjaga stabilitas harga pangan, serta menggerakkan ekonomi UMKM lokal.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung berbagai mitra strategis, di antaranya Dinas Peternakan Aceh yang menyediakan komoditas telur, Perum BULOG yang menghadirkan beras dan minyak goreng, serta sektor ESDM melalui penyediaan LPG subsidi 3 kilogram.

Chairil mengungkapkan, selama empat jam pelaksanaan, total transaksi yang tercatat mencapai Rp73.098.000. Komoditas cabai menjadi salah satu produk yang paling diminati masyarakat dengan penjualan mencapai 35 kilogram pada harga Rp30.000 per kilogram, jauh lebih rendah dibanding harga pasar tradisional yang berada di kisaran Rp42.000 per kilogram.

Selain itu, bawang merah terjual sebanyak 30 kilogram dengan harga Rp44.000 per kilogram, sedikit lebih murah dibanding harga pasar yang berkisar Rp45.000 per kilogram.
Menurut Chairil, sejak diluncurkan pada 2022, program Pasar Tani Roadshow telah dilaksanakan di berbagai kabupaten/kota di Aceh dengan total perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp786 juta.

Pada 2026, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung secara bergilir di empat daerah, yakni Kota Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Tamiang, dan Aceh Barat.

“Pasar Tani Roadshow diharapkan terus menjadi momentum untuk memperkuat ekonomi lokal, memperluas akses pasar petani, serta meningkatkan daya saing UMKM di Aceh,” pungkasnya.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe Cut Elya Safitri, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan
KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan
Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah
Jumat Berkah Satlantas Bagi Nasi Kotak Buah Ojek dan Tukang Becak
Pawai Karnaval Budaya Semarak HUT RI di Gelar 18 Agustus
Program KKMT Umuslim di Pante Lhong Berakhir
Bupati Harap Muskab PMI Bireuen Junjung Tinggi Nilai Demokrasi
Bupati Mukhlis Sambut Kunker Kapolda Aceh Serah Bantuan Korban Bencana

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:43 WIB

KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:42 WIB

Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:13 WIB

Pawai Karnaval Budaya Semarak HUT RI di Gelar 18 Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:12 WIB

Program KKMT Umuslim di Pante Lhong Berakhir

Berita Terbaru

Petugas Dinas Perhubungan Bireuen survei lokasi lahan parkir diseputaran pusat Kota Bireuen.

NANGGROE

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB

Wakil Rektor I UNIKI Bireuen, Dr Mai Simahatie, SE.,MM melepas keberangkatan mahasiswa ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII Tahun 2026, di kampus UNIKI, Sabtu (25/7) pagi.

PENDIDIKAN

UNIKI Lepas Mahasiswa Ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:50 WIB

NANGGROE

KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:43 WIB

NANGGROE

Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:42 WIB