Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK

- Admin

Kamis, 8 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN | METRO ACEH -Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bireuen, menggelar aksi demo dan mengepung gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) setempat, Kamis (8/10). Para pendemo, menuntut pembatalan UU Omnibus Law yang telah disahkan, karena dianggap mencederai keadilan rakyat. Bahkan, cenderung membela kepentingan para kapitalis.

Pantauan media ini, sekitar pukul 10.00 wib massa terlihat berkumpul di Mesjid Sultan Jeumpa, lalu melakukan aksi long march melintasi jalan nasional dan ruas jalan protokol, hingga ke depan gedung DPRK Bireuen. Ratusan demonstran itu, kemudian meneriakkan yel-yel menolak UU Omnibus Law, seraya menggelar orasi dari mobil bak terbuka.

Meski berjalan tertib dan lancar, dengan kawalan petugas kepolisian, namun aksi ini nyaris bentrok akibat beberapa kali demonstran berusaha merangsek masuk ke gedung wakil rakyat itu. Malahan, ada petugas yang dikabarkan terluka karena terjatuh, ketika aksi saling dorong terjadi di depan gerbang DPRK.

Berkat kesigapan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat yang turun tangan untuk mengendalikan massa, akhirnya benturan fisik antara pendemo dan para petugas, berhasil terhindari sehingga demonstran kembali bernegosiasi, agar dapat menemui anggota dewan guna menyampaikan tuntutan mereka.

Amatan di lokasi, kendati suasana terik dan panas menyengat, tapi tak sedikit pun menyurutkan semangat mereka, untuk bertemu wakil rakyat serta terus menyuarakan penolakan pengesahan UU Omnibus Law. Hingga pukul 13.10 wib massa mulai masuk ke halaman kantor dewan, serta duduk dan kembali berorasi dihadapan sejumlah wakil rakyat.

Tak lama kemudian, Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos menyampaikan pendapat legislatif setempat, terkait tuntutan massa itu. Menurutnya, seluruh anggota dewan komit untuk menolak UU Omnibus Law, serta sepakat dengan tuntutan demonstran.

“Saya bersama seluruh anggota dewan di Bireuen, tetap komit bersama dalam perjuangan mahasiswa dan buruh untuk menolak UU Omnibus Law,” ungkapnya.

Kendati mendapat dukungan atas aksi ini, tetapi demonstran tetap ngotot serta meminta, agar petisi yang disampaikan dapat ditetapkan secara formal, dengan menggunakan palu DPRK Bireuen. Padahal, hal tersebut tak sesuai aturan dan bertentangan dengan tatatertib dewan, sehingga proses dialog menemui jalan buntu. Hingga berita ini ditulis pukul 14.30 wib, massa masih tetap bertahan di halaman gedung dewan.(Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mensos Apresiasi Bupati dan Jajaran Telah Bekerja Keras Menyusun Pembangunan Terukur dan Terpadu
Gandeng APTIKOM, UNIKI Perluas Jejaring Nasional untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di Aceh
485 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran
Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo
Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri
Staf Puskesmas Juli Respon Pemberitaan Dugaan Pungli
Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen
Tujuh Pemain Higgs Domino Dicambuk

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:30 WIB

Mensos Apresiasi Bupati dan Jajaran Telah Bekerja Keras Menyusun Pembangunan Terukur dan Terpadu

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Gandeng APTIKOM, UNIKI Perluas Jejaring Nasional untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 17:59 WIB

485 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:53 WIB

Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri

Berita Terbaru

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dan Wakil Bupati, Ir H Razuardi, MT bersama pejabat terkait memukul rapat saat launching Integrasi Layanan Primer (ILP) di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu (13/10) pagi.

NANGGROE

Bupati Launching Integrasi Layanan Primer

Rabu, 14 Okt 2026 - 16:05 WIB