Jaksa Geledah BPRS Kota Juang

- Administrator

Kamis, 15 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyidik Kejari Bireuen menggeledah BPRS Kota Juang, Kamis (15/12)

Tim penyidik Kejari Bireuen menggeledah BPRS Kota Juang, Kamis (15/12)

BIREUEN|METRO ACEH- Tim penyidik Kejari Bireuen melakukan penggeledahan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Juang, Kamis (14/12). Aksi ini, buntut temuan dugaan penyimpangan penyertaan modal bernilai Rp 3,5 miliar, yang dikucurkan Pemkab Bireuen selama tiga tahun berturut-turut.

Kajari Bireuen, Mohammad Farid Rumdhana SH MH kepada media menjelaskan, sesuai hasil gelar perkara tim penyidik kejaksaan, ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi, pada pengelolaan anggaran publik dalam penyertaan modal untuk BPRS Kota Juang.

Kajari Bireuen, Mohammad Farid Rumdhana SH MH memberi keterangan pers, terkait perkara dugaan korupsi BPRS Kota Juang.
Kajari Bireuen, Mohammad Farid Rumdhana SH MH memberi keterangan pers, terkait perkara dugaan korupsi BPRS Kota Juang.

Berdasarkan hasil penghitungan sementara, kerugian uang negara berpotensi mencapai Rp 400 juta. Menurut Farid, jumlah ini sangat mungkin lebih besar lagi, tergantung hasil penyidikan lebih lanjut. Dia mengaku, perkara itu sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, tapi pihaknya sudah mengantongi nama-nama oknum yang bertanggungjawab, atas kekacauan pengelolaan anggaran publik itu. Bahkan, berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dimintai keterangan, tak tertutup kemungkinan sejumlah pejabat teras Pemda Bireuen, akan ikut terseret dalam pusaran skandal tersebut.

“Insya Allah, tim kami terus bekerja secara profesional untuk menelusuri dugaan tindak pidana korupsi ini. Siapapun yang terlibat, wajib bertanggungjawab secara hukum,” jelas Farid.

Dijelaskannya, tim penyidik yang menangani perkara ini, telah menemukan sejumlah bukti dugaan penyimpangan penyertaan modal bank pemerintah daerah itu, sejak awal saat perencanaan hingga munculnya kredit macet yang membuat BPRS Kota Juang kolaps.

Farid menegaskan, untuk mendalami kasus itu maka penyidik juga akan menggeledah instansi pemerintah daerah, serta lembaga legislatif,”Proses penyertaan modal ini, tentu diawali penganggaran dari TAPD dan disetujui oleh dewan. Untuk kebutuhan data serta dokumen, tak tertutup kemungkinan kami akan melakukan penggeledahan di kantor eksekutif maupun legislatif,” tandanya.

Menurut Farid, penyertaan modal ini memiliki tujuan untuk meningkatkan PAD, melalui deviden yang diperoleh. Selain juga memberi akses pelayanan kredit yang mudah dan cepat bagi masyarakat, tetapi sesuai aturan perbankan. Namun, faktanya BPRS merugi dan tak bisa memberi konstribusi untuk PAD, malah terjadi kredit macet akibat kesalahan yang dilakukan.

“Saat ini, kami fokus untuk menyelamatkan uang publik Bireuen, dan berupaya agar bisa memperbaiki sistem yang tak sesuai dengan prosedur. Kemudian, menindak oknum yang harus bertanggungjawab sesuai hukum,” tegasnya.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, penggeledahan dilakukan tim penyidik yang dipimpin oleh Kasi Pidsus, Muhammad Rhazi SH dan diback up Kasi Intelijen, Muliana SH sejak pukul 14.00 wib hingga pukul 17.00 wib. Ini baru pertama kali terjadi di Bireuen, bank digeledah oleh aparat penegak hukum. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekdes Jadi Pengedar Sabu
17 Pemain Judi Online Diciduk Polisi
Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:24 WIB

Sekdes Jadi Pengedar Sabu

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:48 WIB

17 Pemain Judi Online Diciduk Polisi

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:51 WIB

Hakim Vonis Bebas Penadah Emas

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Berita Terbaru

Tersangka AZ, Sekdes salah satu gampong di Peusangan, saat di ruang identifikasi Satres Narkoba Polres Bireuen

HUKUM & KRIMINAL

Sekdes Jadi Pengedar Sabu

Rabu, 17 Jul 2024 - 12:24 WIB

Sejumlah tokoh memberi dukungan kepada H Mukhlis ST sebagai calon Bupati Bireuen 2024-2029

POLITIK

Tokoh Bireuen Siap Dukung H Mukhlis

Minggu, 14 Jul 2024 - 00:56 WIB

PERISTIWA

Wartawan Karo Diduga Dibakar Oknum Aparat

Selasa, 2 Jul 2024 - 14:09 WIB