293 Ha Sawah di Peudada Gagal Panen

- Admin

Sabtu, 27 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sawah di Kecamatan Peudada yang kini masih mengalami kekeringan

Kondisi sawah di Kecamatan Peudada yang kini masih mengalami kekeringan

Laporan : Naurah Nabila

BIREUEN|METRO ACEH-Sebanyak 293 hektar areal persawahan di Kecamatan Peudada, mengalami kekeringan akibat kerusakan aliran irigasi sejak akhir Februari lalu. Sementara 85 hektar lainnya, dilaporkan gagal tanam karena bencana alam kekeringan fuso yang terjadi awal tahun ini.

Berdasarkan data yang diperoleh Metro Aceh dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Peudada menyebutkan, 378 Ha areal sawah di kecamatan itu sampai kini masih kering kerontang, sehingga ribuan petani belum bisa menjalankan aktifitas usaha mereka, pasca menderita kerugian besar setelah gagal panen pada musim tanam (MT) 2022-2023 lalu.


Adapun lokasi sawah yang mengalami kondisi buruk tersebut yakni di Desa Cot Keutapang seluas 25 Ha, Meunasah Rabo 30 Ha, Meunasah Tambo 25 Ha, Meunasah Pulo 26 Ha, Calok 18 Ha, Matang Pasi 20 Ha, Matang Reuleut 38 Ha, Kukus 40 Ha, Meunasah Baroh 35 Ha, Meunasah Tunong 25 Ha, Meunasah Cut 40 Ha, Meunasah Blang 42 Ha, Meunasah Teungoh 9 Ha dan Meunasah Krueng 5 Ha.

Buntut gagal panen ini, ribuan petani yang menggantungkan hidup dari usaha sektor pertanian, menderita kerugian cukup besar dan kehilangan mata pencaharian. Ironisnya, kondisi itu belum mendapat perhatian pihak pemerintah daerah. Termasuk irigasi yang mengalami kerusakan, tidak jelas kapan akan diperbaiki, meski dampak bencana alam ini telah menghancurkan sendi perekonomian rakyat di Kecamatan Peudada.

Sejumlah sumber Metro Aceh menuturkan, macetnya pasokan air ke sawah disebabkan rusaknya bendungan Brandang di Desa Hagu pasca banjir bandang Januari lalu. Sehingga, saluran irigasi tidak berfungsi dan areal persawahan mengering, ketika tanaman padi sudah berusia dua bulan.

“Kami mengalami kerugian yang sangat besar akibat gagal panen tahun ini, semoga pemerintah segera bertindak melakukan upaya perbaikan irigasi yang rusak, agar rakyat kecil seperti kami bisa kembali turun ke sawah,” ungkap Khuzaimah (42).

Dia mengaku, sejumlah petani berupaya agar tidak gagal panen, dengan membuat sumur bor disekitar sawah mereka, namun usaha itu ternyata tidak efektif, sehingga tanaman padi mati kekeringan. Meski sebagian harus dipotong, untuk dijadikan pakan ternak.

Kepala BPP Peudada, Junaidi SP MM ketika dihubungi via selulernya mengaku, kondisi tersebut terjadi akibat kerusakan tanggul irigasi, saat banjir bandang Januari lalu yang berdampak terjadinya bencana kekeringan (Fuso) di daerah itu.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan untuk memperbaiki kerusakan tersebut, tapi belum memberikan hasil,”Kami sudah duduk bersama para keuchik dan camat, untuk mencari solusi. Namun, belum mendapatkan alternatif, sehingga musim tanam bulan ini sepertinya harus ditunda, sembari mencari opsi menanami tanaman lain di area sawah yang kekeringan itu,” jelas Junaidi. (**)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

NANGGROE

PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:54 WIB

BPBD Bireuen gelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Daerah Rawan Bencana yang berlangsung tdi Aula BPBD, Rabu (21/10).

NANGGROE

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:23 WIB

DPKP Bireuen Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dihalaman Kantor Camat Kecamatan Kota Juang, Kamis (22/10) pagi.

NANGGROE

DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:22 WIB