Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

- Admin

Jumat, 23 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH – Setiap menjelang musim tanam padi, diawali penetapan jadwal musim tanam oleh Pemkab Bireuen. Namun pasca bencana banjir 2025 lalu turut merusak bendung dan jaringan irigasi, saat ini Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) belum bisa tetapkan jadwalnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadistanbun Bireuen, Mulyadi, SE.,MM melalui Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Nasriati, SP yang ditanyai Metro Aceh terkait hal tersebut, Jumat (23/10) pagi.

Dijelaskan bahwa pihaknya belum bisa menentukan jadwal musim tanam Se-Kabupaten Bireuen karena saat ini masih menunggu kepastian pasokan air irigasi dari pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera 1 (BWS) di Banda Aceh.

Sebelumnya pihak BWS telah menyampaikan penyediaan air irigasi ditargetkan siap pada bulan Oktober 2026. Kecuali yang saluran tersier belum diperbaiki.

Sesuai saran dari Kadistanbun, agar tidak ditetapkan jadwal tanam karena ketersediaan air irigasi belum normal 100 persen sehingga kebutuhan air sawah dibutuhkan petani nantinya dikhawatirkan tidak ada.

“Sehingga saya mengintruksikan kepada semua koordinator, jika mau tanam padi tergantung pada iklim, jika memungkinkan untuk ditanam silahkan ditanam padi,” sebutnya.

Sementara itu, Distanbun juga masih menunggu instruksi dari BWSS terkait sejauhmana sudah suplai air irigasi dan normal seluruhnya untuk bisa ditetapkan jadwal tanam padi.

Begitu juga bagi petani yang ingin menanam padi saat ini kami tidak melarang apalagi saat ini curah hujan sudah sangat tinggi dan juga dapat memanfaatkan suplai air yang ada dalam irigasi meski belum merata, ungkap Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura.

Sementara itu, Kadistanbun Bireuen, Mulyadi menambahkan terkait perbaikan sawah rusak akibat banjir atau bencana hidrometeorologi yang terjadi, Selasa-Rabu 25-26 November 2025 lalu menjelaskan.

Luas sawah ringan data
terakhir 2.736 hektar, dari jumlah tersebut sudah selesai dilakukan perbaikan pemerintah seluas 1.940 hektar, sumber anggarannya dari Kementerian Pertanian, selebihnya telah diperbaiki sendiri oleh petani.

Kemudian, sawah rusak sedang 677 hektar juga telah diperbaiki dan hasil verifikasi bulan Juli hingga September yang semula rusak berat seluas 1.323 hektar. Akibat ada penurunan sindimen dan hasil musyawarah dengan petani serta aparat gampong maka ada 1.019 hektar yang bisa direhab menggunakan anggaran rusak sedang.

Saat ini sedang dikerjakan dengan pola swakelola tipe 2 dalam hal ini dilaksanakan oleh TNI. Sedangkan yang belum tertangani tahun ini akan ditangani tahun depan, terang Kadistanbun. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir
PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat
BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana
DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau
196 Santri Terima Beasiswa dalam Peringatan Hari Santri Nasional
Mahasiswa UNIKI Laksanakan Pengabdian Aksara di Aceh Tengah
Ketua LPPM UNIKI Pimpin Tim Ahli Pembangunan Sekolah Rakyat Pidie Jaya
Jelang MUSLIM Ke X, Edi Obama Ajak Ciptakan Suasana Sejuk

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:22 WIB

DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau

Berita Terbaru

NANGGROE

PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:54 WIB

BPBD Bireuen gelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Daerah Rawan Bencana yang berlangsung tdi Aula BPBD, Rabu (21/10).

NANGGROE

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:23 WIB

DPKP Bireuen Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dihalaman Kantor Camat Kecamatan Kota Juang, Kamis (22/10) pagi.

NANGGROE

DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:22 WIB