BIREUEN|METRO ACEH – Pelatihan Pendidikan Kader Ulama (PKU) diikuti 34 peserta yang dilaksanakan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bireuen, telah berakhir setelah ditutup oleh Ketua MPU, Tgk Saifuddin Muhammad, SH.,MH, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Jumat (23/10)
Kepala Sekretariat MPU Bireuen, Saed Jamaluddin, SE.,MM dalam sambutan menekankan pentingnya keberlanjutan estafet kepemimpinan ulama di “Kota Santri” Bireuen, ujarnya sekaligus menyampaikan apresiasi, pesan, harapannya kepada seluruh pihak terlibat.
Terkait kesan, selama kegiatan, kami melihat semangat dan dedikasi yang sangat luar biasa dari peserta. Masing-masing peserta dari 17 kecamatan menunjukkan kedisiplinan dan kesungguhan dalam menyerap setiap keilmuan yang diberikan.
Kemudian pesannya, pelatihan PKU ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari pengabdian sesungguhnya. “Kami berpesan agar ilmu dan wawasan telah didapatkan dapat langsung diimplementasikan dan diajarkan kembali di tengah masyarakat di kecamatan masing-masing,” sebutnya.
Sedangkan harapannya para alumni PKU tahun 2026, mampu menjadi benteng syariat Islam, penyejuk di tengah dinamika sosial, serta kader ulama yang solutif dan responsif terhadap tantangan zaman di Kabupaten Bireuen, tuturnya.
Kepala Sekretariat MPU Bireuen juga mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh narasumber/ulama telah berkenan meluangkan waktu, tenaga, dan membagikan khazanah keilmuannya selama pelatihan berlangsung.
Bimbingan serta dedikasi para narasumber menjadi fondasi utama mencetak generasi ulama masa depan berakhlakul karimah, berwawasan luas, dan berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Setelah berakhirnya kegiatan ini, diharapkan bagi 34 kader ulama terpilih dari 17 kecamatan, siap memperkuat silaturahmi keumatan dan terus menjaga marwah keilmuan Islam di Kabupaten Bireuen, pesan Saed Jamaluddin. (Rahmat Hidayat)






