Warga Peusangan Siblah Krueng Ditemukan Tewas Mengenaskan

- Admin

Sabtu, 9 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAWANG|METRO ACEH-Sesosok mayat laki-laki diduga korban pembunuhan, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di lokasi pembuangan sampah kawasan jalan elak Desa Lagang, Kecamatan Sawang Aceh Utara, Sabtu (9/3) siang.

Meski awalnya korban tidak dikenali, tapi belakangan jenazah itu terindentifikasi sebagai M Amin alias Bambang (26) warga Desa Peutua Daud, Peusangan Siblah Krueng. Dari kondisi mayat ketika ditemukan tadi sekitar pukul 12.30 wib, diduga sudah meninggal dunia sejak dua hingga tiga hari lalu.

Sejumlah petugas melakukan olah TKP penemuan mayat, di Desa Lagang, Kecamatan Sawang, Sabtu (9/3) siang. (foto : ist)

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, mayat yang teronggok di lokasi pembuangan sampah itu, semula ditemukan seorang pemulung. Lantas, saksi ini melapor penemuan tersebut ke warga, serta kepala desa. Kemudian, diteruskan ke pihak kepolisian Polsek Sawang.

Petugas yang turun ke TKP, mendapati sesosok jasad laki-laki, dengan kondisi tubuh mulai membusuk. Kemudian, anggota Polsek Sawang menyampaikan informasi itu, kepada tim identifikasi Polres Lhokseumawe.

Tak lama berselang, tim identifikasi dan anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe tiba di lokasi. Setelah melakukan olah TKP, para petugas ini lantas mengevakuasi korban ke RSU Cut Meutia, guna diautopsi.

Insert foto korban yang ditemukan tewas mengenaskan, di kawasan jalan elak Desa Lagang, Kecamatan Sawang.

Berdasarkan informasi dari sejumlah anggota polisi, bersama korban ditemukan satu unit HP, dan sepasang sendal jepit yang turut diamankan. Ada dugaan, mayat tersebut sengaja dibuang ke lokasi pembuangan sampah. Bahkan, di bagian kepala ditemukan bekas terkena benda tumpul.

Namun setelah dilakukan autopsi oleh pihak RSU Cut Meutia, petugas memiliki kesimpulan lain. Karena berdasarkan hasil autopsi ini, tidak ditemukan luka akibat benda tajam pada bagian tubuh korban. Selain itu, kulit tubuh terkelupas serta lebam yang terdapat pada tubuh korban, diperkirakan akibat proses pembusukan mayat, yang ditaksir sudah meninggal dunia tiga hari lalu.

Berdasarkan informasi dari sejumlah anggota polisi, bersama korban ditemukan satu unit HP, dan sepasang sendal jepit yang turut diamankan. Ada dugaan, mayat tersebut sengaja dibuang ke lokasi pembuangan sampah. Bahkan, di bagian kepala ditemukan bekas terkena benda tumpul.

“Kami masih mendalami kasus ini, apa penyebab kematian korban harus ada proses otopsi dari dokter ahli,” sebut Indra T Herlambang melalui pesan singkat WhatsApp. (Yola Novita)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi bersama anak yatim, di halaman kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (24/10) pagi

PENDIDIKAN

Gelar Maulid, UNIKI Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:27 WIB