Polisi Gelar Rekonstruksi Perkara Tabrak Sengaja

- Publisher

Senin, 11 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Untuk mengungkap peristiwa penabrakan yang disengaja, sehingga menghilangkan jiwa seorang pengendara sepeda motor. Tim penyidik kepolisian, menggelar reka ulang (rekonstruksi) di TKP kawasan Desa Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Senin (11/2) sore.

Pantauan Metro Aceh di lokasi, petugas sedikitnya mereka tujuh adengan aksi pembunuhan sadis ini. Sebagai korban, diperankan oleh saksi mata, Yusnik (36) warga Desa Kubu, yang melihat langsung insiden tragis itu.

Dalam rekonstruksi ini, terungkap korban yang datang dari arah bersamaan, dari arah selatan memarkirkan sepeda motor di pinggir jalan. Kemudian, dia melambai untuk meminta pengemudi mobil pick up L 300, agar menghentikan laju kendaraan karena hendak berbicara dengan supir.

Mobil sempat berhenti, tapi saat korban melintas dari depan pick up itu, seraya mengangkat kedua tangannya ketika menyeberang, sambil mendekati arah pelaku. Tiba-tiba supir pick up L300 Mitsubishi, menekan gas dan melaju sehingga korban tertabrak dan tergilas mobil itu.

Mengetahui korbannya terlindas dan ikut terseret dibawah kolong mobil, pelaku bernama Fakri (53) warga Paya Lipah, Kecamatan Peusangan langsung kabur meninggalkan lokasi. Sejumlah warga di lokasi yang melihat peristiwa ini, sontak berteriak meminta pelaku berhenti. Tapi malah melarikan diri, sehingga memicu emosi masyarakat, lantas tujuh sepeda motor mengejar mobil itu.

Takut diamuk massa yang mengejarnya, membuat Fakri tak punya pilihan lain dan menyerahkan diri ke Polsek Peusangan, guna meminta perlindungan. Namun, dia disebut-sebut oleh warga yang ikut melakukan pengejaran kemarin, sangat angkuh dan bersikeras saat berbicara di hadapan petugas.

“Cara bicaranya kemarin sok kali dia itu, meski sudah menabrak orang dengan sengaja, tapi masih pasang muka sangar lagi,” sebut beberapa warga saat proses reka ulang itu tadi sore.

Sumber itu mengaku, pasca dilindas ban mobil pick up, korban Amrizal (37) warga Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka jatuh dan terduduk di pinggiran jalan. Meski tak mengeluarkan darah, tapi korban yang saat itu masih sadar mengeluh sakit di bagian dadanya. Lantas warga mengevakuasi korban ke Puskesmas Peusangan, menggunakan beca barang. Namun, tak lama kemudian Amrizal pun menghembuskan nafas terakhir.

Puluhan masyarakat Desa Kubu disekitar lokasi, terlihat mengerubungi TKP saat dilakukan proses rekonstruksi oleh tim penyidik Satreskrim Polres Bireuen. Sebagian dari mereka, tampak antusias membantu para petugas, dengan memberi informasi rinci terkait insiden ini yang terjadi Minggu (10/2) sore.

Aparat kepolisian melakukan reka ulang kejadian penabrakan secara sengaja, terhadap seorang warga Jangka Mesjid di kawasan Desa Kubu, Kecamatan peusangan Siblah Krueng, Senin (11/2).

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK M.Si melalui Kasatreskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH yang ditanyai di lokasi rekonstruksi mengaku, pihaknya melakukan reka ulang untuk kepentingan penyidikan, seputar fakta kebenaran dari perkara tersebut.

“Dalam proses rekonstruksi ini, diketahui bahwa pelaku sengaja menabrakkan mobil yang dikemudikannya, sehingga korban terlindas dan terseret di bawah mobil. Tindakan ini dapat dikategorikan pembunuhan,” sebut Eko Rendi Oktama.

Pelaku penabrak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, menurutnya terjerat pasal 338 jo 340 KUHPidana, dengan ancaman hukuman mati atau paling ringan 15 tahun penjara.

Sejumlah sumber Metro Aceh mengaku, saat kejadian itu pelaku baru pulang dari Dayah Darul Ikhsan di Desa Cot Aneuk Batee, dalam rangka mengikuti maulid. Sedangkan korban Amrizal, diketahui merupakan pedagang garam dan Pliek keliling, yang keluar masuk pedesaan menjual bumbu masak sentra produksi rakyat di kawasan pesisir Jangka.

Ssperti diberitakan sebelumnya, akibat cek cok di jalan raya, antara pengendara sepeda motor dan supir pick up L300, berujung maut karena saling meluapkan emosi. Peristiwa itu terjadi di ruas jalur lintas Peusangan Siblah Krueng-Peusangan, Minggu (10/2) sore.

Gara-gara bersenggolan mobil memicu emosi Amrizal (40) yang mengendarai sepeda motor. Dia mengejar dan menghadang laju pick up yang menyenggolnya. Tapi naas, warga Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka itu menjadi korban kebiadaban Fakri (53) warga Desa Paya Lipah, Kecamatan Peusangan yang dengan sengaja menabrak dan melindas Amrizal hingga tewas, di kawasan Desa Kubu, Kecamatan Peusangan sekitar pukul 14.30 wib. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen
Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:03 WIB

Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu

Selasa, 28 April 2026 - 17:06 WIB

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Berita Terbaru

pgri-komit-kawal-kasus-hukum-muhardi

NANGGROE

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:03 WIB

NANGGROE

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:49 WIB

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran bersama pejabat Forkopimda dan ratusan peserta hadiri Apel Kebangsaan di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.

NANGGROE

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB