Panwaslih Usut Skandal Money Politik Caleg Golkar

- Admin

Senin, 15 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Menindaklanjuti dugaan aksi pembagian uang dari caleg DPRK Partai Golkar, yang diciduk warga Desa Pulo Naleung, Kecamatan Peusangan pekan lalu. Panwaslih serta Gakkumdu Kabupaten Bireuen, mulai mengusut kasus tersebut, Senin (15/4).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh tadi siang menyebutkan, penangkapan pelaku money politik oleh warga, Jum’at malam pekan lalu, menjadi salah satu atensi Panwaslih Kabupaten Bireuen, atas tindak pelanggaran aturan pemilu di wilayah itu.

Panwaslih Kabupaten Bireuen mendengar keterangan saksi dugaan money politik di Desa Pulo Naleung, Senin (15/4), saat melakukan klarifikasi terkait kasus tersebut.

Masyarakat Pulo Naleung dikabarkan menangkap basah, oknum tim sukses caleg Partai Golkar Dapil 2 nomor urut 4 bernama Juniadi, saat membagi-bagikan uang kepada warga. Selain menyita uang jutaan rupiah, dari tangan pelaku juga disita puluhan lembar kartu nama caleg itu.

Komisioner Panwaslih Kabupaten Bireuen, Desi Safnita yang dihubungi via selulernya menuturkan, pihaknya sudah turun ke lokasi didampingi tim Gakkumdu dari kepolisian, guna mencari dan mengumpulkan bukti-bukti dugaan tindak pelanggaran pemilu ini.

Menurutnya, setelah mendatangi lokasi dan menemui sejumlah saksi, diketahui bahwa benar ada dugaan money politik, dilakukan oleh seorang warga berinisial N. Dengan mengarahkan masyarakat, agar memilih caleg partai nasional itu. Karena kegiatan ini dilakukan pada saat masa kampanye, maka pelanggaran itu dapat dikenakan sanksi pidana pemilu.

“Kami sudah menemukan fakta secara detail dan akurat, sehingga perkara ini sudah memenuhi unsur yang segera dibahas bersama Gakkumdu besok,” sebut Desi Safnita.

Dia mengaku, sebanyak delapan saksi yang menerima uang, sudah diklarifikasi dan juga telah meminta keterangan dari perangkat desa, terkait informasi money politik yang terjadi di desa itu beberapa hari lalu. Namun, pihak yang diduga membagikan uang itu belum dapat diklarifikasi, karena sudah tak berada di rumah dan telepon selulernya tidak aktif lagi.

Desi menjelaskan, untuk proses perkara itu nantinya ditangani oleh polisi, guna dilakukan penyelidikan. Jika terpenuhi unsur pidana, maka ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai ketentuan, dan dilimpahkan ke pengadilan. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Munawar SH Calon Kuat Kandidat Ketua DPP PDA
Ketua DPW PPP Aceh : “Keberlanjutan Otsus Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat”
Golkar Bireuen Gelar Musda VII, Ketua DPD Aceh Harap Begini
Muscab PPP Nagan Raya Resmi Dibuka, Soliditas Kader Terus Terpelihara
PKS Apresiasi Kinerja Bupati Bireuen
Pemkab Bireuen Tak Abaikan Korban Banjir
Husnidar Buka Puasa Bersama Warga
Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Munawar SH Calon Kuat Kandidat Ketua DPP PDA

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Ketua DPW PPP Aceh : “Keberlanjutan Otsus Harus Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Golkar Bireuen Gelar Musda VII, Ketua DPD Aceh Harap Begini

Senin, 11 Mei 2026 - 00:04 WIB

Muscab PPP Nagan Raya Resmi Dibuka, Soliditas Kader Terus Terpelihara

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:28 WIB

PKS Apresiasi Kinerja Bupati Bireuen

Berita Terbaru

Puluhan jurnalis peserta pelatihan foto bersama usai mengikuti pelatihan di Hotel Ayani Banda Aceh, Minggu (11/10)

NANGGROE

Puluhan Wartawan Ikuti Pelatihan Kode Etik Digelar AMSI Aceh

Senin, 12 Okt 2026 - 00:34 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST bersama Wakil Bupati, Ir H Razuardi, MT dan istri serta Forkopimda dan ribuan masyarakat sedang melalui rute jalan santai HUT ke-27 Kabupaten Bireuen, Minggu (11/10) pagi.

NANGGROE

Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Jalan Santai HUT Bireuen

Senin, 12 Okt 2026 - 00:33 WIB