Kasus Money Politik Pulo Naleung Dihentikan

- Administrator

Selasa, 23 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Dugaan praktik money politik caleg DPRK Bireuen dari Partai Golkar, yang terjadi di Desa Pulo Naleung, Kecamatan Peusangan akhirnya dihentikan. Karena alasan tidak terpenuhi unsur formil dan materil.

Demikian disampaikan Koordinator Divisi Hukum, Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Panwaslih Kabupaten Bireuen, Desi Safnita kepada Metro Aceh, Selasa (23/4). Menurutnya, berdasarkan laporan dengan register nomor 10/LP/PL7/KAB/01.18/IV/2019 tanggal 16 April 2019. Dinyatakan dihentikan, sesuai hasil pembahasan I Gakkumdu karena tidak memenuhi unsur.

Rapat Gakkumdu Kabupaten Bireuen, membahas berbagai persoalan dugaan tindak pelanggaran pemilu.(foto:ist)

Desi menambahkan, berdasarkan penyelidikan oleh Gakkumdu, serta klarifikasi terhadap delapan dari 13 saksi yang bersedia. Disimpulkan bahwa tidak dapat ditindaklanjuti karena selain formil dan materil yang masih kurang, pihak Gakkumdu juga menilai alat bukti berupa keterangan saksi, keterangan ahli serta petunjuk belum terpenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya keterangan saksi saja yang kami dapatkan, sebagai alat bukti dugaan pelanggaran pemilu ini. Sehingga, pada pembahasan I Gakkumdu berpendapat menghentikan dugaan pelanggaran ini,” jelasnya”.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Pulo Naleung mengungkap kasus money politik. Melibatkan seorang ibu rumah tangga berinisial NH, karena membagi-bagi uang kepada masyarakat, agar memilih caleg Partai Golkar Dapil 2 bernama Juniadi. Selanjutnya, kasus itu juga dilaporkan ke Panwaslih oleh seorang warga Kecamatan Peusangan.

Awalnya, persoalan ini sempat ditangani oleh perangkat desa setempat. Namun belakangan setelah merebak, pelaku dan anaknya dikabarkan menghilang dari rumah. Sehingga, kasus tersebut makin kabur, karena saksi kunci tidak diketahui lagi keberadaanya. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh
Ketua DPRK Bireuen : Penggerebekan Gudang BPBD Tindakan Ilegal
DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh
Mardiono Sah Jadi Ketum PPP, Ketua DPW Aceh Ajak Seluruh Kader Bersatu Kembali
DPC PPP Aceh Utara Apresiasi Kemenangan Mardiono
Aceh Solid Dukung Mardiono Nakhodai PPP
Bawaslu Buka Posko Pengaduan
DPRK Bireuen : “Politisi Senayan Jangan Sebar Isu Provokatif”

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:21 WIB

Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:47 WIB

Ketua DPRK Bireuen : Penggerebekan Gudang BPBD Tindakan Ilegal

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:32 WIB

DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Jumat, 3 Oktober 2025 - 18:16 WIB

Mardiono Sah Jadi Ketum PPP, Ketua DPW Aceh Ajak Seluruh Kader Bersatu Kembali

Minggu, 28 September 2025 - 23:32 WIB

DPC PPP Aceh Utara Apresiasi Kemenangan Mardiono

Berita Terbaru

Wagub Aceh, Fadhullah dan Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama pejabat terkait menggelar rapat koordinasi bersama para keuchik di Balai Desa Kecamatan Peusangan, Minggu (8/2) sore.

NANGGROE

Wagub Aceh Rapat Bersama Korban Banjir

Senin, 9 Feb 2026 - 00:42 WIB

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST dan Ketua DPRK Bireuen, Juniadi SH dan anggota DPRK Bireuen, Taufiq Ridha bersama Ketua PMI Bireuen, Edi Obama

NANGGROE

Dukung Pemulihan Pasca Banjir, Ketua PMI Temui Bupati

Jumat, 6 Feb 2026 - 23:06 WIB