BNN Didesak Gandeng KPK Bongkar Mafia Peradilan Perkara Murtala Ilyas

- Admin

Sabtu, 1 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Kesigapan BNN dalam menangkal upaya meloloskan narapidana TPPU narkoba Murtala Ilyas, dari Lapas Kelas II A Lambaro, Banda Aceh mendapat apresiasi masyarakat di Kabupaten Bireuen.

Gembong narkoba internasional yang memiliki harta berlimpah, dikabarkan telah diboyong oleh BNN ke Jakarta, Jum’at (30/11) sehingga skenario untuk “menghilangkan” napi ini dapat dicegah. Kisah kasus ini kian menghebohkan, dan menuai reaksi dari bemacam elemen masyarakat, termasuk ragam komentar peselancar dunia maya.

Dibalik keseriusan dan komitmen BNN ini, berbagai kalangan mendesak supaya lembaga pemberantasan narkoba iitu, bisa mengandeng KPK untuk menguak misteri permainan hukum, oleh oknum aparatur negara yang terlibat menikmati harta Murtala Ilyas. Termasuk, pekerja media yang ikut menerima aliran dana tersebut.

“Kita perlu mengapresiasi kesigapan BNN, yang menangkal upaya melarikan Murtala Ilyas secara sistematis dari sel tahanan. Namun, kasus ini harus tetap dilanjutkan dengan membongkar dugaan rasuah, melibatkan instrumen hukum dan insan pers yang mendapat jatah dari terpidana TPPU itu,” ungkap Iskandar (32) warga Peudada.

Dia mendesak, agar BNN menggandeng KPK untuk membongkar skandal mafia hukum tersebut, karena patut diduga berkolaborasi dengan gembong narkoba, untuk meraup untung dari proses hukum. Sehingga, keputusan akhir proses hukum itu, sangat bertolak belakang dengan semangat perang melawan narkoba.

“KPK pasti mampu mengungkap skandal penanganan perkara TPPU itu, siapa saja yang sudah menerima uang sitaan BNN pasca putusan kasasi yang kontroversial ini, harus menerima sanksi. Karena telah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan negara,” sebutnya.

Hal senada juga dikemukakan Muliadi (36) warga Bireuen, menurutnya jumlah uang yang begitu besar dalam kasus itu. Diduga telah menggoda oknum aparat serakah, untuk ikut mencicipi bagian dari pengembalian uang yang pernah disita sebesar Rp 144 miliar lebih, serta harta bergerak dan tak bergerak mencapai belasan miliar rupiah.

“Meski Kanwil Kemenkum HAM Prov Aceh sudah membatah, dengan dalih bobolnya Lapas Lambaro terjadi secara spontan, dan tak berkaitan dengan Murtala Ilyas. Tetapi, kami masih yakin ini ada kolerasi maka BNN bertindak mengamankan napi itu,” ujarnya.

Sementara beberapa netizen di media sosial, menyatakan kekecewan terhadap penanganan kasus TPPU Murtala Ilyas, termasuk dugaan rekayasa pembobolan Lapas Banda Aceh, demi mengeluarkan bos jaringan mafia tersebut.

Seperti komentar akun facebook Mulyadi Abeuc yang menulis “Hepeng Mengatur Segalanya Bung”.

Lalu, akun Zulfadli Om yang memajang foto profil lambang negara burung Garuda, juga berkomentar “Di sini belum permah kita lihat manusia menolak uang” serta berbagai komen lain tentang pesimisme, terhadap permainan pejabat dan aparat negara. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

Desk Pemeriksaan Data Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) berlangsung mulai dari hari Senin s.d Kamis (26-29/10) di Aula Diskominsa Kabupaten Bireuen.

NANGGROE

Perkuat SDPDN, Pemkab Bireuen Gelar Desk Pemeriksaan Data SKPK

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:21 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT meninjau aliran Krueng Leubu yang dipacu kegiatan normalisasi, Senin (26/10)

NANGGROE

Bupati Tinjau Percepatan Normalisasi Krueng Leubu

Senin, 26 Okt 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas, di Mapolres, Senin (26/10) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 14 Hari

Senin, 26 Okt 2026 - 15:45 WIB