BIREUEN|METRO ACEH – Guna meningkatkan keterampilan dan karakter peserta didik. 1.160 anggota pramuka, ikuti Pesta Trampil Pramuka (Peratrampra) II Penggalang Madrasah Ibtidaiyah yang berlangsung satu hari, di Pesantren Modren Alzahrah, Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Senin (26/10) pagi.
Kegiatan dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) itu, dibuka Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST diwakili Sekda Ismunandar, MT, dihadiri Kakankemenag Dr H Zulkifli, SAg.,MPd dan jajaran, pimpinan pesantren Al Zahrah serta unsur terkait serta 360 santri dari pesantren Modren Al Zahrah sebagai peserta upacara.
Pimpinan Pesantren Modren Al Zahrah, Dr Tgk Fadhil Rahmi, LC.,MAg dalam sambutannya antara lain mengucap selamat datang kepada para peserta dan juga pembina pramuka.
Disampaikan juba bahwasanya pesantren ini titelnya adalah pesantren literasi. Juga meraih juara pesantren terbersih untuk tingkat Kabupaten Bireuen, dan akan mewakili Bireuen ikuti lomba ke tingkat Provinsi Aceh.
Dikatakan juga bagi peserta yang meraih juara pada lomba ini akan diberikan hadiah oleh Kemenag pada Hari Amal Bhakti awal Januari 2027. Kami juga akan memberi apresiasi bagi juara lomba yang nanti mau jadi santri di Al Zahrah gratis biaya pembangunan, janjinya.
Kami berterima kasih kepada Kemenag telah mempercayakan kami sebagai tuan rumah dan juga siap untuk menjadi tuan rumah di event-event lain, tidak hanya Kemenag, juga mungkin dari Pemkab Bireuen, harap Dr Tgk Fadhil Rahmi, LC.,MAg.
Kakankemenag Bireuen, Dr H Zulkifli, SAg.,MPd dalam laporannya mengatakan, Peratrampra II Kemenag Bireuen ini, diikuti 1.160 peserta dari 58 sekolah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) di lingkungan Kemenag Bireuen.
Tujuannya yaitu salah satu upaya untuk mengembangkan pendidikan kepramukaan di lingkungan madrasah ibtidaiyah, sekaligus membina karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kepramukaan, menumbuhkan semangat sportivitas, mempererat tali persaudaraan antarmadrasah, membentuk generasi yang berakhlak mulia, tangguh, dan berprestasi
Ada lima mata lomba dalam kegiatan Peratrampra ini yaitu LKBB (Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris), Pionering, Semaphore, Morse, dan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan).
Melalui lomba tersebut kami berharap peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memperoleh pengalaman, keterampilan, nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST diwalili Sekda Ismunandar, MT dalam sambutan mengatakan, selaku Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bireuen sangat mengapresiasi kegiatan kepramukaan ini.
Sinergi antara Gerakan Pramuka dan Pesantren adalah sinergi yang kuat untuk melahirkan generasi cerdas dan berakhlak.
“Saya berharap Pesta Raya ini melahirkan penggalang yang tangguh secara fisik, cerdas cecara taktik, dan kuat secara iman,” ujarnya.
Kata Bupati. Pemerintah Daerah akan terus mendukung pramuka di setiap madrasah dan sekolah. Kami hadir untuk memberikan fasilitas yang layak, menghargai para pembina yang berdedikasi dan membangun pendidikan yang menumbuhkan akhlak sekaligus kecerdasan.
Kami yakin, masa depan Bireuen ada di pundak generasi tangguh yang berkarakter dan siap membawa harum nama daerah, tuturnya. (Rahmat Hidayat)






