Bakar Ribuan Hektare Lahan, Bos Perusahaan Ini Jadi Tersangka

- Administrator

Rabu, 1 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, METROACEH – Nekat bakar 5.500 hektare lahan taman nasional di perbatasan Riau -Jambi, seorang petinggi perusahaan ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, ada pula dua orang warga ditangkap atas kasus kebakaran hutan dan lahan.

“Di Riau perbatasan Jambi penyidik telah menetapkan tersangka berinisial MG dari korporasi atau mewakili PT PG. Dia telah ditahan penyidik di Polres Indragiri Hulu,” kata Direktorat Tipiter Bareskrim Mabes Polri, Brigjen M Fadil Imran di kantor BPBD Sumsel, Rabu (1/8/2018).

Seluruh tersangka ditangkap dalam kurun waktu tahun 2018. Mulai dari perambahan dan pembakaran Taman Teso Nillo dan Bukit 30 di Riau-Jambi hingga lahan gambut di Sumatera Selatan.
Baca juga: Seratusan Hektare Lahan di Jambi Terbakar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Fadil, MG ditetapakan sebagai tersangka terkait kasus kebakaran lahan dan menjabat sebagai Kepala Survior PT PG. Ada sekitar 5.500 hektare lahan yang dibakar dan telah beralihfungsi menjadi perkebunan.

Selain AG, Fadil mengaku saat ini tengah mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Termasuk dalam kasus kebakaran lahan di Sumatra Selatan dan resmi menetapkan 2 orang warga karena terbukti melakukan pembakaran lahan.

“Untuk di Sumatera Selatan kami sudah menetapkan tersangka perorangan, dia warga Banyuasin dan sudah ditahan di Polsek Bayung Lincir. Kedua tersangka ini ditangkap dalam kasus pembakaran lahan juga,” kata Fadil.

Adapun kedua tersangka, yakni BJ (45) dan AP (35) warga Bayung Lincir, Musi Banyuasin. Keduanya membuka lahan dan melakukan pembakaran pada awal Juli lalu.

Barang bukti yang ditemukan yakni, satu buah korek api, minyak tanah dan barang bukti lain terkait aktifitas pembakaran lahan di Kecamatan Bayung Lincir, Musi Banyuasin.

“Kasus ini kami rilis di Sumatera Selatan sebagai peringatan keras, kami tak akan main-main untuk menangkap siapa saja pelaku pembakaran lahan. Terutama di Sumatera Selatan yang menjadi prioritas jelang Asian Games,” katanya.

Namun demikian, Fadil mengaku dalam menangani kasus karhutla ini pihaknya sangatlah berhati-hati. Dia tidak ingin kasus berhenti ditengah jalan atau SP3 seperti yang terjadi di Riau tahun lalu.

“Kami tidak mau kasus karhutla berhenti di tengah jalan, terutama kasus korporasi yang sedang kami tangani. Oleh sebab itu kami sangat berhati-hati dengan tetap mencari alat bukti yang kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatra Selatan, Kombes Zulkarnain mengatakan saat ini pihaknya telah menerima 15 laporan polisi terkait kasus karhutla. Tiga diantara kasus itu menjerat pihak korporasi.

“15 laporan polisi kami terima, tiga kasus melibatkan korporasi dan sisanya adalah kasus yang menjerat perorangan. Semua kasus saat ini sedang pendalaman, saya tidak bisa sebutkan perusahaannya, tapi seluruhnya ada di OKI,” kata Zulkarnain.(dc)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo
Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri
KPK ‚Äď Jaklingko Sepakati Upaya
Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh
Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah
Kemenkominfo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19
Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK
KPK RI Terima 1.082 Laporan Gratifikasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:53 WIB

Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri

Jumat, 31 Desember 2021 - 13:40 WIB

KPK ‚Äď Jaklingko Sepakati Upaya

Sabtu, 11 September 2021 - 16:32 WIB

Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:03 WIB

Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:17 WIB

Kemenkominfo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19

Kamis, 8 Oktober 2020 - 14:33 WIB

Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK

Senin, 20 Juli 2020 - 19:07 WIB

KPK RI Terima 1.082 Laporan Gratifikasi

Berita Terbaru

H Mukhlis menyembelih hewan Qurban yang disumbangkan kepada warga di sekitar lokasi kegiatan PT Takabeya Perkasa Grup, Senin (17/6.)

NANGGROE

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban

Senin, 17 Jun 2024 - 18:28 WIB

Ketua DPRK Sabang memberikan Rekomendasi DPRK Sabang Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sabang (Dok.Humas DPRK Sabang)

SABANG

DPRK Sabang Sampaikan Rekomendasi LKPJ

Senin, 27 Mei 2024 - 20:31 WIB

ADVERTORIAL

Raih WTP, Pengelolaan Keuangan Dinilai Profesional

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:58 WIB

Berbagai kendaraan mobil pick up dihiasi dengan berbagai bentuk kubah mengikuti lomba pawai takbir mewakili gampong masing-masing

ADVERTORIAL

Lebaran Idul Fitri Warga Sabang Rayakan Hari Kemenangan

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:47 WIB