BIREUEN|METRO ACEH-Guna memastikan dan melihat secara dekat progres pembangunan dua proyek lainnya dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Bupati Bireuen dan tim berkunjung kelokasi pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 25 Kabupaten Bireuen, di Gampong Beunyoet, Kecamatan Juli, Rabu (29/4) sore.
Bupati Bireuen, H Mukhlis, ST ditemui Metro Aceh di lokasi didampingi Sekda, dan Kepala Bapedda, Kadis PUPR bersama tim teknis mengaku, kunjungan itu untuk melihat hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan.
Keterangan pihak pelaksana PT PP (Persero) Tbk sampai hari ini bobot pekerjaan sudah mencapai 48 persen, dan mudah-mudahan dalam waktu 56 hari ke depan sesuai target Presiden Republik Indonesia pembangunan sekolah ini selesai pada 20 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selaku penerima manfaat, kita juga mengharapkan pembangunan sekolah ini bisa cepat tuntas dan dengan mutu yang sempurna. Sekolah ini menjadi dambaan kami, apalagi di Aceh yang mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat tahun ini lima kabupaten/kota,” harap H Mukhlis.
Dia juga mengatakan halterpenting adalah, semua tahap pekerjaan pembangunan selesai tepat waktu. “Terima kasih kepada rekanan dari PT PP semoga pembangunan bisa cepat rampung dan bisa segera dimanfaatkan,” pungkasnya.
Project Manager (PM) PT PP (Persero) Tbk, ujar Wisnu Aji Putranto ditanyai Metro Aceh menyampaikan anggaran pembangunan Sekolah Rakyat ini Rp 250 milyar dibiayai dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Kontrak kerja kami berakhir tanggal 28 Juli 2026, tetapi kami terus berusaha semaksimal mungkin dan kami juga masih tetap optimis menyelesaikan pembangunan Sekolah Rakyat Bireuen 20 Juni 2026 sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, ungkapnya.
“Kesiapan material semua sudah kita onset bulan Mei 2026, tenaga kerja untuk finishing sampai 600 orang, jadi total tenaga kerja nanti 1.112 orang sebagai upaya untuk percepatan kerja, kami melakukan pekerjaan dua shift, agar dapat selesai tanggal 20 Juni 2026,” jelas Wisnu.
Cek Pembangunan Tanggul Darurat
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya kelokasi proyek dibiayai APBN itu, Bupati Bireuen H Mukhlis dan tim juga melihat kesiapan pembangunan tanggul darurat sepanjang 142 meter untuk mengarahkan aliran Krueng Peusangan.
Agar dapat kembali masuk ke dalam intake dan bendung pancur, pada bendung irigasi Pante Lhong Peusangan (PP) berada di Gampong Beunyoet, Kecamatan Juli yang telah putus suplai air akibat bantaran sungai hancur diterjang banjir bandang akhir November 2025.
Bupati kepada Metro Aceh dilokasi menjelaskan pekerjaan dilakukan saat ini adalah pembangunan tanggul darurat untuk menutup air dulu, agar masuk dalam mercu bendung dan intake sehingga aliran airnya bisa digunakan untuk mengairi sawah sangat dibutuhkan oleh masyarakat, jelasnya.
“Dari penjelasan pelaksana pekerjaan pembangunan tanggul darurat ini mudah-mudahan dapat selesai satu minggu lagi kalau tidak ada halangan,” kata Bupati Mukhlis.
Sementara itu, Project Production Manager (PPM) PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Yusli Lubis ditanyai awak media ini dilokasi menjelaskan,
Insya Allah kami terus berusaha satu minggu lagi, pembangunan tanggul darurat ini selesai dan target kami juga bisa memasukkan air dalam irigasi.
Tanggul lagi dikerjakan itu panjangnya 142 meter yang telah selesai 132 meter untuk kendala dihadapi yaitu derasnya aliran air sungai turun dari hulu. Selesai pembangunan tanggul darurat, dilakukan penanganan secara permanen, jelasnya. (Rahmat Hidayat).
Bupati H Mukhlis ST dan pejabat terkait melihat secara dekat progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 25 Kabupaten Bireuen, Rabu (29/4) sore.






