Tanpa DAK Fisik Dispar Fokus Rawat Lokasi Destinasi Wisata Sabang dan Perkuat Atraksi

- Administrator

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi olahraga air pada Sabang marine Festival

Atraksi olahraga air pada Sabang marine Festival

SABANG|METRO ACEH-Tekanan fiskal pada 2026 tidak menyurutkan langkah Dinas Pariwisata Kota Sabang untuk menjaga denyut sektor andalan daerah. Meski ketiadaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan minimnya tambahan dukungan anggaran pusat, strategi pengembangan tetap diarahkan pada langkah yang lebih adaptif dan realistis.

Ruang untuk membangun infrastruktur baru memang kian terbatas. Namun, Dispar memilih mengalihkan fokus pada optimalisasi fasilitas yang sudah tersedia di berbagai objek wisata. Perawatan sarana pendukung, penataan area publik, serta peningkatan kualitas layanan menjadi prioritas dibanding proyek fisik berskala besar yang membutuhkan biaya tinggi.

Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Zulfikar, menegaskan bahwa pendekatan ini diambil agar destinasi tetap terjaga kualitasnya. “Untuk saat ini, kita realistis. Infrastruktur baru belum memungkinkan. Tapi fasilitas yang ada harus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain perawatan, penguatan atraksi dan ekonomi kreatif dinilai sebagai langkah paling efektif menjaga daya saing. Festival budaya, event tematik, serta pelibatan komunitas lokal menjadi opsi yang lebih fleksibel secara anggaran namun tetap mampu mendatangkan pergerakan wisatawan dan transaksi ekonomi.

Dispar juga mendorong percepatan pengembangan sembilan desa wisata yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota. Pemerintah gampong diharapkan mengoptimalkan dana desa untuk mendukung potensi wisata berbasis kearifan lokal, sehingga pengembangan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran dinas.

Di sisi lain, tantangan geografis dan regulasi turut membatasi ruang gerak. Sebagai wilayah kepulauan, sebagian kawasan Sabang berada dalam zona konservasi dan sepadan pantai yang tunduk pada regulasi pusat. Proses perizinan yang ketat membuat setiap rencana pengembangan kawasan pesisir harus melalui tahapan panjang.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Dispar menilai pembangunan pariwisata tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi lintas sektor mulai dari pekerjaan umum, perhubungan, hingga perdagangan menjadi kunci menjaga pertumbuhan sektor ini. Dengan pendekatan kolaboratif dan fokus pada penguatan atraksi, pariwisata Sabang diyakini tetap bergerak sebagai penopang ekonomi daerah, meski dalam ruang fiskal yang terbatas. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puteri Indonesia Aceh Siap Promosikan Wisata Sabang
Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota
DPRK dan Pemko Sabang Satu Langkah Bangun Kemandirian Pangan Kepulauan
Wisman Eropa dan Malaysia Terbanyak Kunjungi Sabang
Kalender Wisata Sabang Jelas, Pengusaha Travel Siap Agresif
Sabang Fair Arena Menikmati Sunset Ujung Indonesia
Pelaku UMKM Lokal Dorong Calender Events Sabang 2026
Taman I Love Sabang: Nikmati Wisata Dari Ketinggian

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 00:53 WIB

Puteri Indonesia Aceh Siap Promosikan Wisata Sabang

Kamis, 30 April 2026 - 00:05 WIB

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Rabu, 29 April 2026 - 23:59 WIB

Tanpa DAK Fisik Dispar Fokus Rawat Lokasi Destinasi Wisata Sabang dan Perkuat Atraksi

Rabu, 29 April 2026 - 23:58 WIB

DPRK dan Pemko Sabang Satu Langkah Bangun Kemandirian Pangan Kepulauan

Rabu, 29 April 2026 - 23:50 WIB

Kalender Wisata Sabang Jelas, Pengusaha Travel Siap Agresif

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia ST., MT. mendampingi Wakil Walikota Sabang, Drs. Suradji Junus menerima Audensi Puteri Indonesia Aceh 2026 di ruang kerja Wakil Walikota

SABANG

Puteri Indonesia Aceh Siap Promosikan Wisata Sabang

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:53 WIB

Sejumlah aparatur sipil negara mengikuti Forum Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kontributor PPID Pemerintah Kota Sabang di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sabang. Kegiatan tersebut membahas penguatan pengelolaan informasi publik dan optimalisasi pelayanan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

SABANG

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:05 WIB