BIREUEN|METRO ACEH-Sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen selama kepemimpinan Bupati Ir Mukhlis ST, Komisi Informasi Aceh (KIA) menyerahkan penghargaan atas kualifikasi Informatif yang mencapai nilai 98,5 kepada Bupati Bireuen di pendopo, Jum’at (12/6) sore.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua KIA Junaidi kepada Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST didampingi Sekda, para asisten, pejabat terkait jajaran Pemkab Bireuen dan KIA Provinsi Aceh.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutan dipertemuan itu menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, serta apresiasi atas penilaian dari Komisi Informasi Aceh (KIA) Provinsi Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami terus terbuka dengan informasi yang dibutuhkan dan ingin diketahui oleh masyarakat. Agar prestasi ini dapat terus meningkat ke depan, kami juga mengharapkan bimbingan dari KIA,” harapnya.
Ketua KIA Provinsi Aceh, Junaidi menyampaikan agenda utama pertemuan hari ini adalah untuk menyerahkan penghargaan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2025 yang rencananya digelar pada Desember 2025 lalu.
Namun karena Aceh dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor atau hidro meteorologi. Penganugerahan kami batalkan dan baru digelar saat ini datang langsung ke kabupaten/kota dan penerima lainnya.
“Berdasarkan hasil penilaian kami, Kabupaten Bireuen salah satu kabupaten terbaik dalam keterbukaan informasi publik dan nilainya terus meningkat. Tahun 2024 skor 97.8 dan tahun 2025 skor 98.5, kami harapkan tahun 2026 terus meningkat,” ungkapnya.
Junaidi juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bireuen ini menjadi barometer bagi daerah lain dan juga dipilih menjadi pilot project studi banding bagi daerah lainnya di Aceh.
Menurutnya hal itu dikarenakan hanya Pemkab Bireuen melalui Diskominsa bekerjasama KIA beberapa waktu lalu menggelar penilaian keterbukaan informasi publik tingkat Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan kecamatan, jelasnya turut mengapresiasi.
Diakhir sambutannya, Ketua KIA Provinsi Aceh itu juga berharap kepada Pemkab Bireuen agar memberi perhatian maksimal kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Bireuen termasuk anggaran karena menjadi faktor kunci keberhasilan diraih ini. (Rahmat Hidayat)






