BIREUEN | METRO ACEH – Guna menyeleksi mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Terpadu ke Malaysia. Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, membuka pendaftaran dari tanggal 10 s.d 21 Juni 2026.
Keterangan yang Metro Aceh peroleh pendaftaran tersebut berlangsung di ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIA setempat, kata Ketua LLPM UIA,
Dr Malik Adharsyah Syarifuddin LC.,M.A, CPM, Selasa (9/6).
Adapun syaratnya pendaftaran yaitu mahasiswa aktif Strata Satu (S1) UIA semester enam masuk semester tujuh, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.00, paspor aktif sampai Desember 2027 dan lolos seleksi, sehat jasmani dan rohani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peserta juga akan mengikuti seleksi bahasa Inggris, bahasa Arab, untuk kuota peserta KPM Terpadu ini 20 orang,” jelasnya.
Disampaikan juga bahwa dalam mengikuti program ini biaya seperti tiket bus dan pesawat ditanggung sendiri mahasiswa dan untuk akomodasi lainnya ada yang ditanggung dilokasi mereka ditempatkan.
Pelaksanaan KPM Terpadu selama 20 hari dan mahasiswa akan ditempatkan di pesantren dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dan Lembaga Pusaka, Lembaga Konsultan Hukum, mahasiswa ekonomi ditempatkan di Badan Zakat di Malaysia.
Selama pelaksanaan kegiatan para mahasiswa didampingi oleh dosen pendamping dan petugas di Malaysia karena UIA Paya Lipah Peusangan Bireuen sebelum telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan kedutaan serta lembaga terkait disana.
Ketua LLPM UIA Paya Lipah Peusangan, Dr Malik Adharsyah Syarifuddin menambahkan terkait tujuan program ini yaitu agar mahasiswa memiliki pengalaman internasional, bisa berinteraksi dan beradaptasi belajar langsung dilingkungan internasional.
Setelah selesai pelaksanaan KPM Terpadu itu mahasiswa juga memperoleh sertifikat internasional dan lainnya yang nanti bisa membantu mereka melanjutkan pascasarjana serta selanjutnya dan juga kebutuhan dunia kerja, terangnya. (Rahmat Hidayat)






