Jadi Pengedar Narkoba, Warga Gampong Jumpa Pidie Diciduk Polisi

- Administrator

Senin, 8 Oktober 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI|METROACEH.COM-Gara-gara menjalani profesi sebagai pengedar narkoba, SY alias Apa Nyak (37) warga Desa Jumpa, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie terpaksa berurusan dengan polisi. Dia diiciduk petugas yang menyaru sebagai pembeli, Minggu (7/10) dini hari.

SY alias Apa Nyak (37) ersangka pengedar sabu yang diamankan petugas Polsek Bate, Kabupaten Pidie.(Amir Sagita)

Kapolsek Batee, Iptu Much Haji‎, kepada wartawan, Senin (8/10) menuturkan, selama ini transaksi narkoba jenis sabu yang dilakukan pelaku, sangat meresahkan warga setempat dan warga Gampong Mesjid Syuhada. Karena masyarakat sudah jengah melihat tindakan Apq Nyak, lalu mereka melapor ke polisi.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung turun dan bergerak,”jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya kata Kapolsek, menindaklsnjuti laporan itu dirinya bersana tim melakukan penyelidikan. Kemudian, melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy). Tepatnya pada minggu (7/10), sekira pukul 00.22 WIB, polisi tiba dilokasi dan menemui SY. Tak merasa curiga, SY membawa 1 paket sabu-sabu kepada petugas, Saat barang haram tersebut dikeluarkan pelaku dari saku celanannya, polisi langsung menyergap tersangka oengedar narkoba ini.

“Tersangka beserta BB sudah kita amankan di Mapolsek, guna penyelidikan dan pengembangan,” tegasnya.

Dari hasi pemeriksaan sementara, pelaku memgaku jika barang haram itu diperoleh dari seorang bandar besar di Kabupaten Pidie.‎

“Kasus ini telah ditangani di Mapolsek Batee, untuk SY akan dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) undang – undang nomor 35 tahun 2009,” dan kini untuk penyidikan lebih lanjut, SY beserta barang bukti 1 paket sabu-sabu telah diamankan di Mapolsek Bate, sebut Iptu Much Haji. (MA 13).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba
Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh
Catut Nama Bupati Bireuen Modus Penipuan Berkedok THR Marak
Murtala Ilyas, Gembong Narkoba Bireuen Kabur Dari Rutan Salemba
Terdakwa Pencabulan Anak Yatim Divonis Bebas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:50 WIB

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:22 WIB

Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:34 WIB

Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba

Sabtu, 7 Juni 2025 - 01:48 WIB

Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh

Berita Terbaru

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Menteri ATR/BPN usai ditandatanganinya Peraturan Menteri tentang RTRW Kabupaten Bireuen, Kamis (16/4)

NANGGROE

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:15 WIB

Rapat tim pemantau orang asing di aula Hotel Djarwal, Kamis (16/4)

NANGGROE

Pengawasan Orang Asing Diperketat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:09 WIB

Kakanmenag Bireuen, Dr H Zulkifli SAg MPd

PENDIDIKAN

Madrasah di Bireuen Divisitasi Tim BAN PDM

Kamis, 16 Apr 2026 - 13:45 WIB

Seorang warga melintas di depan Huntap yang sedang dibangun BNPB di Kecamatan Jangka

NANGGROE

Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen

Rabu, 15 Apr 2026 - 20:19 WIB