Ulama Aceh Kecam Kerusuhan 21-22 Mei

- Administrator

Minggu, 26 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Aksi demonstrasi di depan Bawaslu RI pada 21-22 Mei lalu yang berujung anarkis, sehingga menyisakan kisah kelam bagi negeri ini, mendapat sorotan tajam dan menuai kecaman dari ulama Aceh.

Salah satunya disampaikan oleh Tgk Jamaluddin Idris, yang mengecam kerusuhan ibukota pasca penetapan hasil pemilu 2019. Menurutnya, banyak berita beredar terkait tuntutan dan klaim, tentang kecurangan piplres yang menyebar di media sosial. Sehingga jadi tontonan menarik bagi publik tanah air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tgk Jamaluddin mengaku, kerusuhan massa demonstran dengan pihak aparat keamanan, serta aksi brutal kelompok tertentu yang merusak fasilitas umum dan membakar mobil dinas Polri, maupun kendaraan umum yang terparkir. Merupakan tindakan anarkis yang tidak dapat ditolerir.

“Aksi kerusuhan dalam orasi damai itu, sangat kita sayangkan karena menodai demokrasi di negeri ini,” ungkapnya.

Menurut Imam Besar Mesjid Agung Sultan Jeumpa Kabupaten Bireuen ini, kericuhan massal itu juga telah melukai indahnya kedamaian di bulan suci Ramadan. Tokoh agama itu mengatakan, pihak kepolisian harus mengungkap dan menindak tegas para pelaku kerusuhan, maupun penyebar hoax dan ujaran kebencian yang dinilai telah merenggut kedamaian umat Islam.

“Kita seharusnya sama-sama memberi apresiasi kepada TNI/Polri, yang sudah menjalankan tugas secara optimal, dalam mengamankan aksi pengunjuk rasa ini, secara profesionap demi menjaga kedamaian dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Tgk Jamal juga menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen, beserta warga negara Indonesia supaya terus bersatu, menjaga keutuhan bangsa dan tanah air. Tidak terpecah belah serta tidak terprovokasi, oleh kelompok tertentu ataupun terpancing isu-isu hoax yang terus berkembang di media sosial. Karena bertujuan hendak memecahkan rasa persatuan dan persaudaraan umat.

“Mari kita menjaga ukhuwah di bulan suci ramadhan, kita sambut datangnya Idul Fitri 1440 H dengan rasa penuh suka cita, sebagai suatu kemenangan dalam nuansa kekeluargaan yang harmonis,” paparnya.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar
Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh
Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax
Bupati Bireuen Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru
Kadinkes Pimpin Pembersihan Puskesmas
Pemuda Bireuen Berperan Bangkitkan Masa Depan
Diduga Korupsi Dana Desa Keuchik Karieng Ditahan Jaksa
Dinas P&K Bireuen “Borong” Juara Lomba Inovasi Daerah 2025

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:15 WIB

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:58 WIB

Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax

Kamis, 25 Desember 2025 - 13:22 WIB

Kadinkes Pimpin Pembersihan Puskesmas

Senin, 22 Desember 2025 - 20:33 WIB

Pemuda Bireuen Berperan Bangkitkan Masa Depan

Berita Terbaru

Kaum ibu-ibu Gampong Blang Panjoe, mempersiapkan makanan bagi pengungsi banjir.

NANGGROE

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:15 WIB

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Musnawar SE

NANGGROE

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:59 WIB

Pertemuan pers di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (13/1) Malam

NANGGROE

Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:58 WIB

Keuchik Paya Abo Kecamatan Peusangan

PEMBANGUNAN

DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:32 WIB