Mantan Kombatan GAM Jual Sabu

- Administrator

Selasa, 18 Februari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Akibat terlibat jaringan pengedar narkoba, EF bin M Ali alias Koboy mantan anggota sayap militer Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah II Batee Iliek, diciduk bersama rekannya di kawasan Desa Pante Ara, Kecamatan Peusangan. Petugas turut menyita ratusan paket sabu siap edar, beberapa pucuk senjata api dan amunisi AK, SS 1 dan Revolver.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, selain EF dan MU bin Hasan (38) warga Pante Piyeu, Kecamatan Peusangan. Polisi juga turut memburu RZ, karena diduga sebagai pemilik sabu, senjata beserta amunisi yang berhasil diamankan saat dilakukan pengembangan kasus tersebut.

Barang Bukti

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan melalui Kasubbag Humas, Ipda M Nasir kepada media ini, Selasa (18/2) menjelaskan, petugas yang memperoleh informasi masyarakat terkait aktifitas peredaran narkoba, lalu meluncur ke Desa Pante Ara dan melakukan penggerebekan. Lantas, petugas menggeledah rumah tersangka dan menemukan 125 paket sabu seberat 19,30 gram dari tas EF beserta satu unit HP Nokia hitam, HP samsung lipat dan dompet coklat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu, dari tersangka MU polisi juga menemukan dua paket sabu, satu unit HP samsung lipat warna silver hitam, satu HP samsung putih dan dompet hitam. Sesuai pengakuan EF, narkoba itu diperoleh dari RZ, tim opsnal kemudian melakukan pengembangan ke rumah RZ di kawasan Desa Blang Reuling, Kecamatan Kota Juang.

Pada lokasi itu, petugas menemukan amunisi AK sebanyak 147 butir, amunisi SS 1 sebanyak 18 butir, amunisi Ref 11 butir, amunisi Fn 6 butir, satu pucuk senapan angin laras panjang, satu pucuk senapan angin laras pendek, satu senjata api FN warna silver made in taiwan, dua Air Sofgun, satu peluru pelontar, satu kaca pirek dan satu sumbu api untuk bakar sabu. Seluruh barang bukti ini diamankan ke mapolres, serta RZ ditetapkan sebagai DPO.

“Saat ini kedua tersangka sedang menjalani pemeriksaan secara intensif dan terus dimintai keterangan oleh penyidik, sedangkan RZ sudah ditetapkan sebagai DPO,” jelas M Nasir via selulernya.(Bahrul).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Berita Terbaru

Temu ramah sejumlah kontraktor dan pengusaha muda Bireuen bersama H Mukhlis ST, Minggu (19/5)

POLITIK

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Jenazah Sulaiman (28) saat Puskesmas Peudada

PERISTIWA

Pasang Jerat Babi Warga Tewas Kesetrum

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:38 WIB

NASIONAL

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

POLITIK

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

Salah seorang tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP

HUKUM & KRIMINAL

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB