Empat Pelaku Tambang Ilegal Disikat

- Administrator

Jumat, 8 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Pihak kepolisian Polres Bireuen, kembali membongkar sindikat mafia penambang ilegal di Desa Geuleumpang Meujim-jim, Kecamatan Juli. Empat tersangka, bersama barang bukti diamankan petugas, Kamis (7/2) sore.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, tim opsnal Satreskrim menerima laporan masyarakat terkait aktifitas tambang galian c ilegal, lantas turun ke lokasi sekitar pukul 18.00 wib. Ternyata benar, polisi mendapati satu unit excavator sedang beroperasi dan mengeruk tanah di lahan perbukitan, di kawasan itu.

Alat berat excavator diamankan polisi, dari lokasi tambang ilegal di kawasan Desa Juli Meujim-jim, Kamis (7/2)

Selanjutnya, tim yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH, meminta para pekerja dan pemilik kegiatan tambang, menunjukkan surat ijin. Namun, karena belum mengantongi Ijin Usaha Penambangan (IUP) Operasi dan Produksi (OP), oknum pekerja beserta pengusaha tambang tak dapat memperlihatkan legalitas kegiatan operasional mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, pihak kepolisian menemui pemilik usaha berinisial ET (45) warga Desa Juli Keudee Dua, Kecamatan Juli, untuk meminta keterangan seputar geliat aktifitas tambang itu. Karena dianggap beroperasi secara ilegal, akhirnya para petugas memboyong sejumlah pelaku, serta alat berat tersebut ke Mapolres Bireuen, guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, diketahui empat pelaku itu diduga melakukan tindak pidana pertambangan tanpa ijin, sebagaimana dimaksud dalan pasal 158 UU RI Nomor 4 tahun 2009, tentang pertambangan mineral dan batu bara.

Oknum ES alias ET pengusaha tambang galian c yang tak mengantongi ijin, digelandang ke mapolres untuk proses lebih lanjut.

Keempat pelaku yang diciduk polisi yakni ES bin Ibrahim alias ET, SU bin M Sabi (48), MA bin M Nurdin (29) dan Her bin Ikhwan (23), semua pelaku yang sudah digelandang ke Polres Bireuen itu, tercatat sebagai warga Juli Keudee Dua.

“Kami mengamankan satu unit alat berat excavator Hitachi-EX200, serta buku catatan. Penambang itu, tidak dapat menunjukkan IUP OP sebagai legalitas, usaha tambang galian c yang mereka jalankan,” jelas Eko Rendi Oktama kepada awak media tadi malam.

Dia menandaskan, sejak beberapa bulan terakhir, pihak kepolisian Polres Bireuen intens mengusut kasus galian c ilegal, yang masih beroperasi di wilayah itu. Bahkan, beberapa perkara yang selesai dan dinyatakan P21, telah dilimpahkan ke kejaksaan, guna proses hukum sesuai ketentuan.

Eko menghimbau, bagi para pengusaha galian c, supaya mengurus legalitas dulu sebelum menjalankan aktifitas tambang. Karena jika dioperasikan secara ilegal, itu sangat bertentangan dengan UU, serta dapat terjerat hukum. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Berita Terbaru

illustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Kamis, 18 Apr 2024 - 15:29 WIB

Ilustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Rabu, 17 Apr 2024 - 21:54 WIB

POLITIK

H Mukhlis Ajak Warga Rawat Persaudaraan

Senin, 15 Apr 2024 - 23:11 WIB

POLITIK

H Mukhlis Siap Wujudkan Harapan Rakyat

Jumat, 12 Apr 2024 - 21:43 WIB

NANGGROE

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Sabtu, 6 Apr 2024 - 23:00 WIB