Bireuen Bergerak, Ratusan Mahasiswa Turun Ke Jalan

- Publisher

Kamis, 26 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Aksi unjuk rasa menolak pengesahan RUU KPK dan RKUHP terus meluas, kali ini ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bireuen, tumpah ruah turun ke jalan memprotes keputusan Presiden Jokowi. Mereka menggeruduk gedung DPRK setempat, Kamis (26/9).

Dalam aksi damai yang dikawal ketat aparat kepolisian, massa pendemo menuntut pembatalan revisi Undang-undang KPK dan RKHUP, serta mendesak pemerintah menindaklanjuti kasus kebakaran hutan dan lahan yang kini terjadi di Sumatera maupun Kalimantan, serta berbagai persoalan lainnya yang dinilai perlu menjadi atensi pemerintah.

Demontrasi itu diikuti ratusan mahasiswa Universitas Almuslim Peusangan, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) dan Akbid Munawarah, berlangsung sejak pukul 10.00 wib. Massa berkumpul di Mesjid Agung Sultan Jeumpa, lantas para pendemo menggelar long march ke gedung DPRK Bireuen.

Saat menggelar orasi, demonstran turut menyampaikan dukungan atas seruan maklumat menuntaskan reformasi. Aspirasi tersebut, disampaikan melalui anggota dewan. Mereka menuding, pemerintah Jokowi dan DPR RI telah membuat serangkaian kebijakan, yang mendorong negara pada sistem pemerintahan korup, otoriter serta merusak perekonomian rakyat.

Pendemo yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Bireuen melalui aksi gerakan menggugat, menyampaikan empat butir tuntutan. Diantaranya, menolak revisi KUHP dan RUU KPK yang tidak pro terhadap kepentingan rakyat, bangsa dan negara.

Ratusan mahasiswa di Bireuen, turun ke jalan menuntut sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang dianggap mencederai reformasi, kamis (26/9)

Selanjutnya, meminta kepada DPR untuk meninjau kembali revisi RUU pertanahan, RUU permasyarakatan dan ketenagakerjaan. Lalu, ketiga meminta presiden mencopot menteri lingkungan hidup karena tidak mampu menanggulangi karhutla di Sumatera dan kalimantan, dan pidanakan korpirasi pembakaran hutan serta cabut izinnya.

Keempat mengecam tindakan represif aparat keamanan terhadap seluruh elemen masyarakat yang menyuarakan aspirasi dimuka umum.Setelah berorasi selama beberapa saat, 40 delegasi pendemo akhirnya diterima oleh sejumlah anggota DPRK Bireuen, untuk beraudiensi terkait tuntutan mahasiswa tersebut.

Koordinator aksi, Dimuntazar kepada awak media menuturkan, gerakan ini merupakan harapan rakyat yang disuarakan oleh mahasiswa di seluruh penjuru nusantara. Tak terkecuali di Bireuen, sebagai bagian dari intelektual milenial di tanah air yang menginginkan perubahan, dengan melanjutkan agenda reformasi yang kini terkesan mulai dikebiri di era Jokowi.

“Jika aspirasi ini tidak ditanggapi, kami berjanji akan melanjutkan aksi dengan skala lebih besar lagi. Bahkan, kami akan menduduki kantor dewan,” ungkap Dimuntazar.

Ratusan Siswa STM Ikut Beraksi

Suasana lokasi demonstrasi mahasiswa, makin meriah setelah ratusan pelajar STM dari SMK Negeri I Bireuen, tiba-tiba muncul dan ikut bergabung dengan para pendemo. Mereka, bersimpatik dan turut mendukung aksi damai tersebut seperti yang terjadi di ibukota. Pantauan media ini, ratusan pelajar itu datang mengendarai sepeda motor, lalu berbaur dengan para demonstran dalam aksi tersebut.

Ratusan anak STM dari SMKN I Bireuen (pakai helm) ikut berbaur dalam aksi damai, di depan gedung DPRK setempat.

Kondisi ini, baru pertama kali terjadi di Bireuen, ratusan anak STM ikut beraksi dan turun ke jalan seusai pulang sekolah.Kejadian itu, ditengarai sebagai respon atas viralnya video aksi demo di Jakarta, melibatkan ratusan anak STM yang turut turun ke jalan, bergabung dengan para mahasiswa sebagai bentuk solidaritas, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana
Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan
Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI
Puluhan Sumur Minyak Warga Diverifikasi, Bupati Dorong Kepastian Hukum dan Manfaat Ekonomi Rakyat
Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:43 WIB

29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Kamis, 3 September 2026 - 15:05 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 22:04 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim

Rabu, 2 September 2026 - 17:42 WIB

Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Berita Terbaru

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran bersama pejabat Forkopimda dan ratusan peserta hadiri Apel Kebangsaan di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.

NANGGROE

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB

Penyerahan hadiah bagi para juara Aksimasi ke-4 di gelar MAN 3 Bireuen.

PENDIDIKAN

MTsN 1 Bireuen Juara Umum Aksimasi Ke-4

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB