SBY: Di Musim Pemilu, Berbeda Posisi Langsung Dihajar

- Administrator

Rabu, 1 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, METROACEH– Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjelaskan pernyataannya tentang jumlah orang miskin di Indonesia yang jadi kontroversi. Ketum Partai Demokrat ini menyebut sekarang orang yang berbeda posisi kerap dihajar.

Lewat Twitter, Rabu (1/8/2018), SBY memberikan klarifikasi tentang pernyataannya saat bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Saat itu, SBY bicara soal perlunya memperhatikan ‘the bottom 40%’.

Menurut SBY, banyak yang salah mengerti soal ‘the bottom 40%’ dan langsung menyebut SBY salah saat menyebut jumlah orang miskin di Indonesia 100 juta orang. Dia lalu menjelaskan soal ‘the bottom 40%’ yang selama ini digunakan oleh Bank Dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menegaskan golongan ‘the bottom 40%’ ini yang perlu jadi perhatian pemerintah. SBY menyinggung pejabat yang berpegang pada data BPS bahwa jumlah orang miskin di Indonesia 26 juta. SBY menegaskan bahwa dia percaya hal itu.

“Saya juga percaya bahwa angka kemiskinan sekarang sekitar 26 juta orang, atau 9,82%. Saya juga tahu tak mudah turunkan angka kemiskinan,” tulis SBY.

SBY lalu mengungkapkan upaya menurunkan kemiskinan di era pemerintahannya yaitu 6% selama 10 tahun. Dia juga menyinggung pemerintahan Presiden Joko Widodo yang menurunkan angka kemiskinan 1% selama 3 tahun.

“Saya dengar pemerintah akan tunda sebagian proyek infrastruktur, guna selamatkan ekonomi kita. Hal ini sudah lama saya sarankan. Keputusan & kebijakan pemerintah tersebut (kalau benar) TEPAT. Saya ikut mendukung. Karena berarti negara UTAMAKAN RAKYAT,” ungkap SBY.

SBY menyebut di masa Pemilu, orang yang berbeda posisi langsung dihajar. Dia menegaskan tidak melakukan hal yang sama.

“Biasanya dalam musim pemilu, kalau berbeda posisi langsung DIHAJAR. Saya bukan tipe manusia seperti itu. Kalau benar harus saya dukung,” tutupnya.(dc)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekdako Sabang Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H
Husnidar Buka Puasa Bersama Warga
Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh
Ketua DPRK Bireuen : Penggerebekan Gudang BPBD Tindakan Ilegal
DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh
Mardiono Sah Jadi Ketum PPP, Ketua DPW Aceh Ajak Seluruh Kader Bersatu Kembali
DPC PPP Aceh Utara Apresiasi Kemenangan Mardiono
Aceh Solid Dukung Mardiono Nakhodai PPP

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 22:55 WIB

Sekdako Sabang Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:14 WIB

Husnidar Buka Puasa Bersama Warga

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:21 WIB

Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh

Selasa, 13 Januari 2026 - 02:47 WIB

Ketua DPRK Bireuen : Penggerebekan Gudang BPBD Tindakan Ilegal

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:32 WIB

DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Berita Terbaru

Kacabdin Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd serah hadiah kepada para juara, di SMAN 1 Bireuen, Selasa (28/4) sore.

PENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMK dan SMA Juarai FLS3N

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:00 WIB

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia ST., MT. mendampingi Wakil Walikota Sabang, Drs. Suradji Junus menerima Audensi Puteri Indonesia Aceh 2026 di ruang kerja Wakil Walikota

SABANG

Puteri Indonesia Aceh Siap Promosikan Wisata Sabang

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:53 WIB

Sejumlah aparatur sipil negara mengikuti Forum Koordinasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Kontributor PPID Pemerintah Kota Sabang di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sabang. Kegiatan tersebut membahas penguatan pengelolaan informasi publik dan optimalisasi pelayanan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

SABANG

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Kamis, 30 Apr 2026 - 00:05 WIB