BIREUEN|METRO ACEH-Untuk menggantikan jembatan beton ambruk diterjang banjir, saat ini dibangun satu unit jembatan Bailey oleh Mabes Polri yang menghubungkan Gampong Meunasah Tambo dan Meunasah Keutapang, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireuen. Fasilitas yang hampir rampung itu, dibatasi hanya boleh dilalui kendaraan dengan berat maksimal 30 ton.
Seperti diketahui jembatan beton berada di Dusun Hanasah, Gampong Meunasah Tambo, Kecamatan Jeunieb tersebut ambruk akibat diterjang banjir yang terjadi, Senin, 6 Januari 2026 pukul 04.00 WIB.
PS Pamin Ponbang Bag Log Rorenminops Korps Brimob, Iptu Akhmad Nuryanto SH MM ditanyai Metro Aceh dilokasi, Senin (9/3) pagi mengatakan, selesai membangun satu jembatan Baeley di Gampong Uteun Bunta, Kecamatan Peusangan beberapa hari lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Enam tim teknis dari Korps Brimob dibantu 21 anggota Brimob Polda Aceh kembali membangun jembatan Bailey di Gampong Meunasah Tambo yang menghubungkan ke Meunasah Keutapang.
Saat ini rangkaian jembatan Bailey telah dipasang dalam proses didorong dari pondasi satu ke pondasi dua dari Meunasah Keutapang ke Meunasah Tambo dibantu dua alat berat jenis crant, semoga proses dalam berjalan lancar, jelasnya.
Panjang jembatan Baeley itu 30 meter dengan luasnya 4 meter dan beban maksimal kenderaan dapat melintas 30 ton. “Saat ini kita lagi berusaha menyeberangkan jembatan ini supaya bisa terhubung pondasi satu dan dua yang menghubungkan dua desa ini,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan program dari Kapolri untuk masyarakat dan dengan adany pembangunan jembatan Baeley ini, kita dapat membantu masyarakat untuk kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari, ungkap Iptu Akhmad Nuryanto. (Rahmat Hidayat).






