Warga Pertanyakan Amdal RS Avicena

- Publisher

Senin, 25 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Warga disekitar lingkungan Rumah Sakit Avicena Bireuen di Desa Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang mempertanyakan persoalan analisis dampak lingkungan (Amdal) RS swasta itu, karena sistem pembuangan limbah medis dinilai membahayakan, serta dapat mengancam keselamatan masyarakat setempat.

Sejumlah warga kepada Metro Aceh, Senin (25/5) mengaku, pihaknya telah menyurati Keuchik Lhok Awe Teungoh, guna memintai penjelasan terkait izin amdal RS Avicena. Disamping itu, juga persoalan pengelolaan limbah medis serta rencana pengembangan fasilitas rumah sakit itu, yang berdampak kepada warga di sekitar.

Lokasi pembangunan gedung baru, untuk pelebaran RS Avicena Bireuenb di kawasan Desa Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kuala

“Kami mempertanyakan izin Amdal RS Avicena melalui keuchik, karena khawatir buruknya pengelolaan limbah medis yang dapat mengancam kesehatan dan keselamatan masyarakat, khususnya di lingkungan rumah sakit swasta ini,” ungkap Jafar (60) warga setempat.

Menurutnya, guna mengoptimalkan upaya penyehatan lingkungan, harusnya pengelola rumah sakit itu memiliki fasilitas pengelolaan limbah sendiri, sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Diantaranya memiliki fasilitas pengelolaan limbah cair dan limbah padat.

Dia mengaku, pihaknya meminta keuchik segera menyampaikan ke manajemen rumah sakit itu, agar menjelaskan kepada warga terkait beberapa persoalan tersebut, baik secara lisan maupun tulisan. Sehingga, tidak lagi menjadi momok menakutkan, akibat Amdal dan sistem pengelolaan limbah medis di RS Avicena yang tidak jelas.

Dia menambahkan, terkait izin pengembangan rumah sakit swasta tersebut, yang kini terus dilakukan pada kawasan padat penduduk, juga dianggap cukup meresahkan masyarakat. Sehingga, perlu ada kajian ulang agar tidak menimbulkan dampak sosial dan reaksi warga sekitar lingkungan. Hal ini tandasnya, sesuai konsep RTRK Desa Lhok Awe Teungoeh sebagai zona kawasan perumahan penduduk.

Keuchik Lhok Awe Teungoeh, Kecamatan Kota Juang, Muhammad Ichsan yang ditanyai terkait persoalan itu, membenarkan telah menerima keluhan warga tersebut. Pihaknya juga sudah menindaklanjuti permasalahan ini, kepada pihak manajemen RS Avicena.

“Kami sudah menyampaikan keluhan masyarakat, serta telah ditanggapi oleh pihak manajemen RS Avicena. Karena dokter Faisal selaku owner, sedang di Medan rencananya usai lebaran kami memfasilitasi pertemuan bersama masyarakat, guna membahas masalah itu,” jelas Muhammad Ichsan.(Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI
Puluhan Sumur Minyak Warga Diverifikasi, Bupati Dorong Kepastian Hukum dan Manfaat Ekonomi Rakyat
Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi
Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala
PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:06 WIB

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 15:05 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 22:04 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim

Rabu, 2 September 2026 - 17:42 WIB

Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Berita Terbaru

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MH dan Forkopimda melihat peralatan penanggulangan bencana milik Pos SAR dan Shabara, usai gelar apel pasukan di Mapolres, Kamis (3/9) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:06 WIB