Tiga DPO Penganiaya Polisi Bekasi Diciduk

- Admin

Selasa, 20 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Tim Opsnal Polres berhasil membekuk tiga DPO pelaku penganiayaan anggota Polsek Bekasi Kota, yang kabur ke Bireuen usai mengeroyok polisi Toko Obat kawasan Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat awal bulan ini.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, tiga personil Polri menjadi korban penganiayaan kelompok preman pimpinan Dominggus H Walapole alias Billy, di Jakan Bintara 11 RT 002/005 Kelurahan Bintara.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan dan Kasatreskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH bersama tiga pelaku penganiaya polisi saat menggelar Press Conference di mapolres setempat, Selasa (20/11).

Tiga korban yang dianiaya oleh delapan orang yaitu Ipda Kabul Priono S.Kom, Bripka Muhammad Solihin dan Bripda Arif Prabowo. Akibat pengeroyokan itu, ketiga anggota Polri ini menderita luka parah, karena selain dipukuli mereka juga dilempari batu oleh para pelaku.

Buntut peristiwa tersebut, petugas terus memburu pelaku dan sebagian berhasil dibekuk, serta yang lainnya ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Termasuk dua diantaranya warga Desa Cot Batee, Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK M.Si melalui Kasatreskrim, Iptu Eko Rendi Oktama SH kepada awak media menjelaskan, tiga tersangka yang diciduk polisi merupakan DPO penganiaya anggota Polsek Bekasi Kota, pada 1 November lalu.

Dia menyebutkan, ketiga tersangka yakni Raja Munanda alias Raja (23) dan Reza Fernanda. Keduanya tercatat sebagai warga Dusun Uteun Seutuy Desa Cot Batee, Kecamatan Kuala serta Agung Sanjaya Saputra (28) warga Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit Jakarta Timur.

Usai melakukan tindak penganiayaan itu, para pelaku kabur meninggalkan Kota Bekasi. Namun, petugas mengantongi identitas seluruh tersangka. Termasuk, dua warga Bireuen yang pulang ke kampung halaman, serta disusul oleh rekan mereka untuk mengamankan diri ke Aceh.

“Tersangka atas nama Reza kabur lewat jalur udara, sedangkan Raja dan Agung naik bus melewati jalur darat.

Eko Rendi Oktama menjelaskan, setelah pihaknya menerima surat DPO dari Polres Metro Bekasi Kota, lalu petugas melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap tiga tersangka pada Minggu (19/11) sekitar pukul 22.00 wib, di lokasi tukang pangkas rambut Desa Cot Batee sedang minum kopi.

“Pelaku diancam pasal 170 KUH Pidana, barang siapa yang dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau benda, dihukum selama-lamanya lima tahun enam bulan,” jelasnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

Desk Pemeriksaan Data Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) berlangsung mulai dari hari Senin s.d Kamis (26-29/10) di Aula Diskominsa Kabupaten Bireuen.

NANGGROE

Perkuat SDPDN, Pemkab Bireuen Gelar Desk Pemeriksaan Data SKPK

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:21 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT meninjau aliran Krueng Leubu yang dipacu kegiatan normalisasi, Senin (26/10)

NANGGROE

Bupati Tinjau Percepatan Normalisasi Krueng Leubu

Senin, 26 Okt 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas, di Mapolres, Senin (26/10) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 14 Hari

Senin, 26 Okt 2026 - 15:45 WIB