Skandal BPRS Berlanjut, Jaksa Periksa Saksi

- Administrator

Senin, 13 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bireuen, saat melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu. (foto :ist)

Tim penyidik Kejaksaan Negeri Bireuen, saat melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu. (foto :ist)

BIREUEN|METRO ACEH-Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, hingga kini masih terus fokus mengungkap dugaan tindak pidana korupsi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Juang. Sejumlah pejabat teras pemkab setempat, ditengarai terlibat skandal dalam penyertaan modal senilai Rp 1,5 miliar tahun 2019 dan 2021.

Informasi diperoleh Metro Aceh menyebutkan, perkara dugaan korupsi uang rakyat ini, dikabarkan sudah berstatus tahap penyidikan dan kini sedang ditangani secara intens oleh tim penyidik kejaksaan. Selain melakukan penggeledahan Kantor BPRS dan sejumlah ruang Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu, tim penyidik Seksi Pidana Khusus juga meminta keterangan dari sejumlah pejabat terkait, untuk melengkapi berkas pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Kajari Bireuen, Munawal Hadi SH MH melalui Kasi Intelijen, Abdi Fikri SH MH kepada awak media menjelaskan, hari ini Senin (13/3) tim penyidik kembali melakukan pemeriksaan terhadap salah satu Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), guna dimintai keterangan seputar persoalan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami baru saja memintai keterangan dari seorang TAPK, terkait dugaan pidana korupsi penyelewengan dana penyertaan modal Pemkab Bireuen pada PT BPRS,” ungkap Abdi Fikri melalui siaran pers yang diperoleh media ini.

Menurutnya, pemeriksaan dan penyidikan ini dilakukan atas dugaan tindak pidana penyelewengan APBK Bireuen pada PT BPRS Kota Juang, diantaranya tahun 2019 dengan kucuran penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar, serta tahun 2021 Rp 500 juta. Abdi Fikri mengaku, pihaknya akan terus fokus menangani perkara ini secara profesional, sesuai aturan hukum.

Ditegaskannya, pemeriksaan terus dilakukan terhadap beberapa orang saksi untuk dapat mengumpulkan dan melengkapi alat bukti, serta berkas perkara sehingga membuat kasus ini menjadi terang dan mengetahui aktor yang harus bertanggungjawab, dibalik dugaan korupsi penyertaan modal BPRS itu.

“Dalam waktu dekat penyidik akan menentukan siapa saja tersangka dalam perkara ini,” jelas Abdi Fikri. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur
DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres
Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur
Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Minggu, 27 Agustus 2023 - 20:41 WIB

DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 23:51 WIB

Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur

Rabu, 12 Juli 2023 - 19:04 WIB

Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terbaru

Tim Hotman 911 melaporkan Cut Bul ke SPKT Polda Aceh, Rabu (21/2)

HUKUM & KRIMINAL

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 21 Feb 2024 - 21:15 WIB

NANGGROE

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Senin, 19 Feb 2024 - 18:59 WIB

POLITIK

Syahrizal Caleg PKS Dipastikan Lolos

Senin, 19 Feb 2024 - 15:45 WIB

Muhammad Arif  (Koalisi Muda DemRes)

NANGGROE

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 10 Feb 2024 - 17:13 WIB