Panen Melimpah, Harga Cabe Anjlok

- Administrator

Kamis, 14 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE|METRO ACEH-Akibat panen serentak pada sejumlah daerah di Aceh dan Sumatera Utara, harga cabai dilaporkan merosot tajam. Komoditas ini, terpantau melimpah dengan harga murah di kawasan pasar Pusong Kota Lhokseumawe, Kamis (14/2).

Beberapa pedagang saat ditemui awak media ini mengaku, anjloknya harga cabai dipengaruhi pasokan yang banyak, melebihi kebutuhan pasar. Sehingga, agar tidak membusuk maka dijual dengan harga cukup murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah sumber pedagang kepada Metro Aceh menuturkan, rata-rata harga cabai merosot hingga 50 persen sejak sebulan terakhir. Seperti cabe merah, jika sebelumnya menembus level Rp 35 ribu per kg, kini hanya dijual seharga Rp 15 ribu per kg. Sedangkan cabai rawit yang awal 2019 mencapai Rp 38 ribu per kg, kini anjlok Rp 22 ribu per kg.

“Harga cabai memang menurun drastis sejak sebulan ini, karena faktor jadwal panen yang bersamaan, maka stoknya melimpah, sehingga harus dijual murah,” ungkap Nazar salah seorang pedagang.

Sementara komoditas bahan dapur lain, seperti bawang merah dan bawang putih juga tidak stabil. Biasanya, harga bawang merah dipasaran Rp 32 ribu per kg, saat ini hanya Rp 22 ribu per kg. Tapi, khusus harga bumbu masak itu sering berfluktuasi, tergantung stok di pasaran.

“Kami prihatin dengan merosotnya harga cabai, kasihan petani yang telah berusaha keras untuk menghasilkan komoditas ini. Tetapi, saat musim panen tiba secara bersamaan, harganya langsung terperosok,” ungkap sumber pedagang lainnya.

Dia menyebutkan, sayur mayur juga lagi anjlok, seperti Wortel yang dulunya Rp 8 ribu, kini hanya Rp 4 ribu pe kg. Namun, harga Tomat stagnan pada level Rp 10 ribu per kg. (Yola Novita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Antisipasi Ancaman Banjir Bupati Pimpin Pembersihan Kawasan Aliran Sungai Krueng Beukah
Bupati Buka Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026
Proyek Kampung Nelayan Belum PHO
Jembatan Bailey Kutablang Maintenance Lagi, Jalur Lalulintas Lewat Awe Geutah
45 Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Ikuti Pembekalan, Ini Jadwalnya
Wakil Bupati Bireuen sambut Juara AKSI 2026
Pembangunan Bireuen Fokus Menangani Pemulihan Pasca Bencana
Tgk Habibi Bangkitkan Kembali Semangat Ribuan Penyintas Banjir di Bireuen

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:35 WIB

Antisipasi Ancaman Banjir Bupati Pimpin Pembersihan Kawasan Aliran Sungai Krueng Beukah

Minggu, 12 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Buka Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 19:02 WIB

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Jumat, 10 April 2026 - 17:58 WIB

Jembatan Bailey Kutablang Maintenance Lagi, Jalur Lalulintas Lewat Awe Geutah

Kamis, 9 April 2026 - 19:34 WIB

45 Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Ikuti Pembekalan, Ini Jadwalnya

Berita Terbaru

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

NANGGROE

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Sabtu, 11 Apr 2026 - 19:02 WIB