Lagi, Kejari Hentikan Penuntutan Perkara Hukum

- Administrator

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Bireuen, Farid Rumdana SH MH memfasilitasi perdamaian antara pelaku dan korban penganiayaan di aula kejari setempat, Kamis (13/1).

Kajari Bireuen, Farid Rumdana SH MH memfasilitasi perdamaian antara pelaku dan korban penganiayaan di aula kejari setempat, Kamis (13/1).

BIREUEN|METRO ACEH-Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, untuk ketiga kalinya menghentikan penuntutan proses perkara hukum berdasarkan keadilan restoratif. Kali ini, jaksa menyelesaikan kasus penganiayaan terhadap Edinur (30) warga Gampong Keureumbok, Kecamatan Kutablang yang lehernya disayat pisau silet oleh Ibrahim Ali (52) warga Geudong-geudong Kecamatan Kota Juang.

Keduanya dipertemukan untuk berdamai di aula Kejari Bireuen, Kamis (13/1) guna menyelesaikan persoalan itu, sesuai peraturan Jaksa Agung (PERJA) No 15 tahun 2020 tentang penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif, seperti tertuang dalam pasal 1 : Keadilan Restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/korban dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan pembalasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kajari Bireuen, Farid Rumdana SH MH didampingi Kasi Pidana Umum, Zulham SH dan Kasi Intelijen, Muliana SH yang ditemui media ini menjelaskan, pihaknya kembali menghentikan penuntutan untuk ketiga kalinya, dengan melaksanakan PERJA No 15 Tahun 2020, atas perkara penganiayaan yang melibatkan Ibrahim M Ali bin Alm M Ali.

Farid menuturkan, persoalan keduanya itu bermula ketika korban Edinur bin Sudirman, mendatangi kediaman pelaku pada Minggu 14 November 2021 lalu, di Desa Geudong-geudong. Ibrahim tiba-tiba menyabet bagian belakang leher Edinur, menggunakan pisau cutter hingga terluka dan dilarikan ke RSU dr Fauziah Bireuen. Korban menderita luka menganga sepanjang 10 cm, serta lebar 0,5 cm. Lalu, perkara ini ditangani tim penyidik Polres Bireuen, hingga dilimpah ke kejaksaan.

Lalu, tanggal 3 Januari 2022 dimediasi oleh JPU, tersangka dan korban berhasil dipertemukan, disaksikan tim penyidik Polres Bireuen yang menangani perkara ini, serta keluarga dari kedua pihak dan perangkat desa, keduanya bersepakat untuk berdamai dan menyetujui proses perdamaian berdasarkan keadilan restoratif.

“Setelah difasilitasi oleh JPU dan sesuai persyaratan yang diminta oleh korban, yakni pelaku memberi biaya pengobatan serta bersedia membayar hutang istrinya sebesar Rp 30 juta, kedua pihak akhirnya siap berdamai,” jelas Farid Rumdana.

Selanjutnya, Kajari Bireuen dan tim JPU melaksanakan gelar perkara secara virtual, dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) serta Direktorat TP Oharda pada 12 Januari lalu, terkait penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif dalam perkara Ibrahim M Ali ini. Hasilnya, dapat disetujui untuk dihentikan penuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Sebelumnya, tersangka ditahan dalam sel Polres Bireuen, dan mulai hari ini dengan diterbitkannya surat ketetapan penghentian penuntutan Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen Nomor : B-126/L.1.21/Eoh.2/1/2022 tanggal 13 Januari 2022, maka secara resmi Ibrahim M Ali dikeluarkan dari sel tahanan.

“Untuk penghentian penuntutan perkara berdasarkan keadilan restoratif, tidak dipungut biaya sepeserpun. Asalkan para pihak bersedia untuk berdamai,” tegas Farid Rumdana (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:51 WIB

Hakim Vonis Bebas Penadah Emas

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Berita Terbaru

H Mukhlis menyembelih hewan Qurban yang disumbangkan kepada warga di sekitar lokasi kegiatan PT Takabeya Perkasa Grup, Senin (17/6.)

NANGGROE

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban

Senin, 17 Jun 2024 - 18:28 WIB

Ketua DPRK Sabang memberikan Rekomendasi DPRK Sabang Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sabang (Dok.Humas DPRK Sabang)

SABANG

DPRK Sabang Sampaikan Rekomendasi LKPJ

Senin, 27 Mei 2024 - 20:31 WIB

ADVERTORIAL

Raih WTP, Pengelolaan Keuangan Dinilai Profesional

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:58 WIB

Berbagai kendaraan mobil pick up dihiasi dengan berbagai bentuk kubah mengikuti lomba pawai takbir mewakili gampongĀ masing-masing

ADVERTORIAL

Lebaran Idul Fitri Warga Sabang Rayakan Hari Kemenangan

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:47 WIB