Kelompok Bersenjata Tewas Ditembak Polisi

- Administrator

Kamis, 25 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEUREULAK|METRO ACEH-Seorang warga di Aceh Timur, yang diidentifikasi sebagai pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) tewas diberondong petugas, Rabu (24/4) malam, setelah kontak tembak di Desa Kruet Lintang, Kecamatan Peureulak Timur.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, tim Polda Aceh bersama Polres Aceh Timur, dikabarkan berusaha menyergap tiga pria bersenjata di Dusun Seuneubok Teungoh. Namun, petugas gabungan itu mendapat perlawanan sengit, hingga terjadi kontak senjata selama 45 menit.

Barang bukti senjata api dan amunisi, HP serta borgol yang diamankan polisi, dalam penyergapan KKB di Aceh Timur, Rabu (24/4) malam. (foto : ist)

Polisi berhasil melumpuhkan KKB berinisial NA (45) dan M (34), sedangkan satu lagi yakni S alias A berhasil kabur dari lokasi. Naas bagi NA yang diketahui sebagai pimpinan kelompok ini, dia tewas karena peluru petugas bersarang di dadanya tadi malam sekitar pukul 20.00 wib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono SIK M.Si melalui siaran pers yang dirilis Humas Polres Aceh Timur, Kamis (25/4) menjelaskan, penangkapan itu bermula dari informasi masyarakat, tentang keberadaan KKB di salah satu rumah warga Dusun Seuneubok, Desa Kruet Lintang.

Lantas, petugas gabungan Polda Aceh dan Polres Aceh Timur, melakukan upaya penangkapan. Saat tiba di sekitar lokasi, polisi yang sudah mengetahui posisi KKB ini, lalu melepas tembakan peringatan ke udara. Sembari meminta mereka menyerahkan diri.

Namun, himbauan petugas ini dibalas dengan letusan senjata KKB, sehingga polisi terpaksa melakukan tindakan yang terukur, dengan menembaki ke arah para kriminal bersenjata itu. Kontak tembak pun tak terhindari, hingga beberapa saat kemudian tak lagi ada serangan balasan.

“Akibat kontak senjata tersebut, NA yang mengalami luka di bagian dada kiri. Dibawa ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong lagi dan dia meninggal dunia dalam perjalanan,” ungkap Ery Apriyono.

Disebutkannya, dalam peristiwa itu polisi berhasil mengamankan tiga pucuk senpi lars panjang satu jenis AK 47 dan dua AK 56, tiga magazine AK, serta 4 ribu amunisi senjata serbu ini. Selain itu, lima selongsong peluru, tiga borgol, dua unit HP merk Vivo dan Nokia, tiga tas pinggang, satu tasbih dan dua lembar surat aturan Tentra Mujahidin.

Menurut Ery Apriyono, NA merupakan DPO Polres Lhokseumawe yang melarikan diri dari lembaga permasyarakatan. Sedang tersangka S alias A kini terus diburu, untuk sementara pelaku yang berhasil ditangkap, akan dijerat UU Nomor 12/Drt/1951 tentang senjata api. (Yola Novita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen
Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba
Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:06 WIB

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:50 WIB

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bawaslu Terima Kunjungan Mahasiswa UIA

Senin, 15 Jun 2026 - 18:19 WIB

NANGGROE

Ketua TP PKK Apresiasi Lomba SKJ Digelar UNIKI

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:03 WIB