Kejari Sabang Eksekusi Terpidana Korupsi

- Administrator

Rabu, 3 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SABANG|METRO ACEH-Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang melaksanakan eksekusi terhadap terpidana tindak pidana korupsi, Selasa (2/11) sesuai putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) RI, pada perkara pekerjaan review design pembangunan terminal pelabuhan Balohan Sabang TA 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang, Choirub Parapat SH MH melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Fri Wisdom S Sumbayak SH saat dihubungi media ini via seluler menuturkan, pihaknya mengeksekusi T Harri Kurnisyah ST bin T Husain Alamsyah, karena dinyatakan bersalah melanggar melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf a, b ayat (2) dan ayat (3) UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Kejari Sabang Eksekusi Terpidana Korupsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Wisdom, berdasarkan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2455 K/Pid.Sus/2021 tanggal 15 September 2021 dan sesuai Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Kejaksaan Negeri Sabang (P-48) Nomor : B-402/L.1.16/Ft.1/10/2021 tanggal 29 Oktober 2021 melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia oleh bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Sabang, didampingi tim bidang intelijen sebagai pengamanan jalannya eksekusi terpidana ini.

“Hari ini kami melakukan eksekusi atas perkara tindak pidana korupsi, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Setelah melakukan serangkaian proses sesuai prosedur, terpidana kami antarkan ke Rutan Kelas II B Banda Aceh,” jelas Wisdom.

Disebutkannya, sesuai putusan kasasi ini terpidana T Harri Kurniatsyah, dipidana penjara selama satu tahun dan denda Rp 50 jita, dengan ketentuan apabila denda tak dibayarkan, maka diganti hukuman kurungan satu bulan. Terpidana itu juga dihukum, membayar uang pengganti Rp 73.995.500, serta dibebankan membayar biaya perkara pada tingkat kasasi Rp 2.500. Sebelumnya, terpidana telah mengembalikan sebagian kerugian uang negara sebesar Rp 250.000.000 dari total kerugian negara Rp 397.991.000

Wisdom menambahkan, sebelumnya putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 15/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna tanggal 2 November 2020, membebaskan terdakwa. Namun jaksa melakukan upaya hukum kasasi dan akhirnya Mahkamah Agung, menyatakan terdakwa bersalah dan harus menjalani hukuman penjara. Sehingga dilakukan eksekusi hari ini.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur
DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres
Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur
Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Minggu, 27 Agustus 2023 - 20:41 WIB

DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 23:51 WIB

Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur

Rabu, 12 Juli 2023 - 19:04 WIB

Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terbaru

Tim Hotman 911 melaporkan Cut Bul ke SPKT Polda Aceh, Rabu (21/2)

HUKUM & KRIMINAL

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 21 Feb 2024 - 21:15 WIB

NANGGROE

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Senin, 19 Feb 2024 - 18:59 WIB

POLITIK

Syahrizal Caleg PKS Dipastikan Lolos

Senin, 19 Feb 2024 - 15:45 WIB

Muhammad Arif  (Koalisi Muda DemRes)

NANGGROE

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 10 Feb 2024 - 17:13 WIB