BIREUEN|METRO ACEH-Berbagai fasilitas kesehatan yang diterjang banjir bandang dan terendam lumpur, kini terus dibersihkan agar dapat beroperasi maksimal. Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Bireuen itu, menyasar Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) pada sejumlah di wilayah ini.
Pantauan awak media, terlihat prajurit TNI dan personil kepolisian bersama pegawai Dinkes dan staf puskesmas, maupun Pustu, Rabu (24/12) berjibaku membersihkan genangan banjir lumpur setinggi puluhan centimeter di Pustu Alue Kuta, Kecamatan Jangka.
Sebelumnya, Puskesmas Kutablang yang terdampak paling parah dalam musibah ini, juga telah dibersihkan dan mulai beroperasi memberikan pelayanan bagi masyarakat setempat. Selain itu, beberapa faskes lainnya yang terendam banjir dan lumpur, secara berangsur-angsur sudah dapat difungsikan setelah pembersihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagian besar pegawai jajaran Dinas Kesehatan di lokasi terdampak, menjadi korban dalam musibah ini. Alhamdulillah, sekarang situasi sudah mulai pulih dan kami terus berupaya, membersihkan fasilitas di Pustu dan Puskesmas, agar kembali bisa beroperasi melayani masyarakat,” ungkap Kadinkes, dr Irwan saat ditemui wartawan di Alue Kuta.
Dia menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan personil Polri, serta jajaran Dinkes atas dukungan penuh sehingga upaya pembersihan itu berjalan lancar, meskipun Pustu dan Puskesmas terdampak itu benar-benar dalam kondisi parah, akibat tergenang lumpur di bagian dalam hingga ke halaman.
“Kita tetap fokus melakukan penanganan dan terus melakukan berbagai upaya, untuk menghadapi situasi bencana ini. Termasuk, melalui posko kesehatan di beberapa titik pengungsian, serta siaga memantau secara intens melalui posko induk guna memback up kebutuhan di lapangan,” jelasnya. (Bahrul)






