Harga Emas Terus Merangkak Naik

- Admin

Selasa, 26 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE|METRO ACEH-Selama kurun waktu dua bulan terakhir, harga emas di Kota Lhokseumawe dan sekitar dikabarkan terus mengalami fluktuasi. Logam mulia ini, secara perlahan-lahan merangkak naik di wilayah itu selama tahun 2019.

Bahkan, sejak sepekan terakhir beberapa jenis emas, dilaporkan naik signifikan.
Meski harganya semakin tinggi, tetapi kondisi itu tidak mempengaruhi minat konsumen, untuk berinvestasi dengan perhiasan ini.

Perhiasan emas dengan desain khas Aceh, yang dipajang pada salah satu toko di Kota Lhokseumawe.

Imformasi yang diperoleh Metro Aceh di Kota Lhokseumawe, Selasa (26/2) siang menyebutkan, harga emas murni mulai pekan ini, dijual seharga Rp 1.750.000 per mayam. Padahal, pertengahan bulan ini dijual Rp 1.730.000 per mayam, atau naik Rp 30 ribu.

Sedangkan emas London, dijual dengan harga Rp 1.665.000 per mayam. Akibat kenaikan harga ini, telah memicu para pemilik logam mulia itu, melepas serta menjual perhiasan mereka, karena harga sedang bagus.

“Iya memang benar, harga emas semakin naik selama tahun 2019. Malahan, sejak sepekan ini kenaikan mencapai Rp 30 ribu per mayam,” ungkap Roni seorang pedagang emas di Kota Lhokseumawe, ketika ditemui awak media ini.

Dia menjelaskan, karena harganya naik maka terjadi trend menjual perhiasan emas, di kalangan masyarakat setempat. Karena berharap, mendapat keuntungan berlipat ganda.

Disebutkannya, selain harga emas murni dan emas London yang merangkak naik, sejak awal tahun ini. Para pedagang logam mulia itu, juga menjual emas Paon dan emas putih, masing-masinh seharga Rp 500 ribu per gram. (Yola Novita)

Teks Foto :

Perhiasan emas dengan desain khas Aceh, yang dipajang pada salah satu toko di Kota Lhokseumawe.

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan
Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah
Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana
Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir
PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat
BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana
DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau
196 Santri Terima Beasiswa dalam Peringatan Hari Santri Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Pemkab Bireuen Sambut Danyonif 113/JS Letkol Inf Rinanda Ramadhan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Usai Dilantik Ketua Ikamansa Fokus Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Sekolah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Tunggu Kepastian Pasokan Air, Distanbun Belum Tetapkan Jadwal Tanam Padi Pasca Bencana

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Harap Kemensos Segera Realisasi Jadup Korban Banjir

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:23 WIB

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Berita Terbaru

Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Bireuen, Dr H Amiruddin Idris, SE.,MSi bersama anak yatim, di halaman kampus UNIKI Bireuen, Sabtu (24/10) pagi

PENDIDIKAN

Gelar Maulid, UNIKI Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:27 WIB