Budidaya Golden Melon Bangkitkan Ekonomi Petani

- Administrator

Sabtu, 24 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Puluhan petani di Kabupaten Bireuen kini mengembangkan budidaya Melon Alisa (Golden Melon) pada sejumlah kawasan di wilayah ini. Komoditi baru tersebut, ternyata cukup menjanjikan dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Tanaman buah segar asal Eropa itu, saat ini menjadi primadona yang sedang fokus dan terus dikembangkan budidayanya oleh para petani Melon di Kecamatan Kuala, Jeumpa, Kutablang serta Simpang Mamplam, sebagai komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi.

Petani Golden Melon sedang mengumpulkan hasil panen

Bahkan, produksi Melon Alisa yang semakin meningkat dan dipasarkan ke Sumatera Utara, tentu memacu pertumbuhan ekonomi rakyat pedesaan, sehingga menjadi salah satu solusi tepat dalam pengendalian inflasi di Kabupaten Bireuen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator Komunitas Petani Melon Bireuen, Iskandar S.PdI yang ditemui awak media ini di area kebun Golden Melon Gampong Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang, Sabtu (24/8) mengaku pihaknya terus melakukan pembinaan terhadap para petani komoditi ini, sehingga terus mampu menghasilkan produksi berkualitas serta bernilai tinggi.

“Alhamdulillah berkat budidaya Golden Melon ini, cukup banyak menampung tenaga kerja dan menghasilkan produksi bernilai ekonomi yang sangat menjanjikan,” jelas Iskandar.

Dia menandaskan, sudah saatnya Kabupaten Bireuen menjadi lumbung penghasil Melon berkualitas di tanah air, untuk kebutuhan nasional bahkan menjadi komoditas ekspor ke luar negeri. Namun, demi mencapai tujuan ini tentu dibutuhkan dukungan dari aparatur pemerintah daerah, guna memastikan setiap hasil panen yang melimpah itu dapat terjual ke pasar nasional, maupun internasional.

“Agar pengembangan dan budidaya Melon ini bisa menembus pasar, tentunya dibutuhkan kepedulian para pengambil kebijakan supaya mendukung penjualan hasil produksi petani,” ungkap sosok guru Agama yang akrab disapa Abi Kandar itu.

Menurutnya, karena komoditas Golden Melon cukup menjanjikan, banyak petani dari kalangan anak muda (milenial), aparatur desa serta masyarakat yang semakin berminat untuk terlibat dalam membudidaya tanaman ini.

Sementara petani Golden Melon Tingkeum Manyang, Ridwan saat ditemui mengaku cukup gembira karena komoditas buah segar itu, ternyata benar-benar menguntungkan dan hasil panen langsung dibeli ke kebun oleh agen penampung.

Disebutkannya, waktu penanaman hingga panen dibutuhkan waktu 65 hari, dengan luas lahan 4.400 meter persegi, menghasilkan 12 ton Golden Melon dengan harga jual ke agen penampung seharga Rp 8 ribu per kilogram.

“Perawatan juga tidak terlalu sulit, dengan 10 orang pekerja maka sejak penanaman sampai panen, dapat menghasilkan Melon super yang berharga cukup lumayan,” jelas Ridwan. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Cek Progres Sekolah Rakyat, Target Prabowo Rampung 20 Juni 2026
Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan Duplikasi Kutablang dan Teupin Mane
Satu Truk Tronton Barang Tabrakan Beruntun dengan Dua Truk CPO
Kakanwil Kemenag Aceh Tanam Pohon Kelapa di Tanah Wakaf Masjid Uteun Gathom
Lapas Bireuen dan Disdukcapil Lakukan Perekaman dan Pemadanan NIK Warga Binaan
Kemenag Lauching Madrasah Unggul Terintegrasi Dalam Peringatan Hardiknas
Bupati Hadiri Peusijeuk 360 JCH Bireuen
Kajari Bireuen Beri Penguatan Tata Kelola Dana BOS Bagi Kepala Madrasah

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:57 WIB

Bupati Cek Progres Sekolah Rakyat, Target Prabowo Rampung 20 Juni 2026

Kamis, 30 April 2026 - 00:54 WIB

Bupati Tinjau Pembangunan Jembatan Duplikasi Kutablang dan Teupin Mane

Rabu, 29 April 2026 - 18:46 WIB

Satu Truk Tronton Barang Tabrakan Beruntun dengan Dua Truk CPO

Selasa, 28 April 2026 - 16:32 WIB

Kakanwil Kemenag Aceh Tanam Pohon Kelapa di Tanah Wakaf Masjid Uteun Gathom

Selasa, 28 April 2026 - 16:30 WIB

Lapas Bireuen dan Disdukcapil Lakukan Perekaman dan Pemadanan NIK Warga Binaan

Berita Terbaru

Rektor UIA Peusangan, Dr Nazaruddin MA, menandatangani MoA di bidang hukum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh, di Lhokseumawe, Selasa (28/4).

PENDIDIKAN

Kemenkum Aceh UIA Teken MoU Sosialisasi UMKM Kota Lhokseumawe

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:36 WIB

Kacabdin Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd serah hadiah kepada para juara, di SMAN 1 Bireuen, Selasa (28/4) sore.

PENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMK dan SMA Juarai FLS3N

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:00 WIB