BPJS Tunggak Klaim RS dr Fauziah Bireuen

- Administrator

Senin, 2 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan di era Jokowi, dikabarkan mulai ternodai akibat ulah pengendali sistem yang bobrok. Seperti kasus di Kabupaten Bireuen, hampir semua unit pelayanan kesehatan masyarakat nyaris kolaps, akibat tunggakan klaim BPJS tak dilunasi lembaga asuransi ini.

Bahkan, angka terbesar pembayaran klaim BPJS tercatat di Badan Layanan Umum (BLU) RSU dr Fauziah Bireuen. Tak tanggung-tanggung, BPJS dikabarkan menunggak puluhan miliar klaim pihak manajemen rumah sakit pemerintah daerah ini, sejak empat bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, proyek pengadaan barang dan jasa, serta pembangunan infrastruktur di rumah sakit itu, tetap dapat terus berjalan lancar. Karena dibiayai dari sumber keuangan daerah. Namun, untuk pembiayaan kebutuhan lain kerap tersendat, akibat klaim BPJS belum cair.

Direktur BLU RSU dr Fauziah Bireuen, dr Mukhtar MARS kepada media mengaku, akan mengatasi pelayanan kesehatan meski klaim dana BPJS tak kunjung dicairkan. Menurut dia, kondisi ini cukup terkendala terhadap pengadaan obat-obatan, kebutuhan pasien rawat jalan dan rawat inap yang harus dilayani setiap hari.

Situasi tersebut sebutnya, turut berdampak pada insentif paramedis dan pegawai, yang tidak bisa dibayarkan oleh pihak manajemen. Mukhhtar mengaku, telah melapor situasi itu ke bupati, serta dinkes Aceh, agar memberi perhatian serius guna mengatasi masalah tunggakan klaim BPJS, dengan dana talangan. Sehingga, pelayanan kesehatan masyarakat, di RS dr Fauziah Bireuen berjalan maksimal.

Selain itu, dia mengharapkan pihak BPJS di Kota Lhokseumawe, segera menyelesaikan masalah pencairan klaim tersebut, karena sudah cukup lama menunggak,”Kami berharap, dapat segera dicairkan,” ungkapnya kepada media beberapa waktu lalu.

Saat dihubungi awak media ini via seluler, Senin (2/12) malam, Mukhtar mengharapkan masalah itu dapat segera terselesaikan. Dia mengaku, tunggakan klaim BPJS kini sudah empat bulan belum dicairkan. Mulai Agustus hingga November 2019.

“Kami baru menerima pencairan dana BPJS dua pekan lalu, untuk klaim bulan Juli yang terakhir dibayar,” sebutnya.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama
Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis
MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan
Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan
Pengurus AMSI Aceh Dilantik
Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan
Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK
Tanggul Jebol Pasokan Air Bersih Terganggu

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 23:00 WIB

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:56 WIB

Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis

Minggu, 24 Maret 2024 - 23:57 WIB

MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan

Minggu, 17 Maret 2024 - 14:55 WIB

Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan

Sabtu, 9 Maret 2024 - 17:29 WIB

Pengurus AMSI Aceh Dilantik

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:13 WIB

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 27 Januari 2024 - 14:57 WIB

Tanggul Jebol Pasokan Air Bersih Terganggu

Berita Terbaru

Temu ramah sejumlah kontraktor dan pengusaha muda Bireuen bersama H Mukhlis ST, Minggu (19/5)

POLITIK

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Jenazah Sulaiman (28) saat Puskesmas Peudada

PERISTIWA

Pasang Jerat Babi Warga Tewas Kesetrum

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:38 WIB

NASIONAL

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

POLITIK

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

Salah seorang tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP

HUKUM & KRIMINAL

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB