Belasan ASN Pidie Kena Tipu, Korban Rugi Ratusan Juta

- Administrator

Rabu, 14 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI|METRO ACEH-Sedikitnya, 16 aparatur sipil negara (ASN) jajaran Pemkab Pidie, menjadi korban aksi penipuan berkedok jasa pemindahan ke kantor Gubernur Aceh. Ratusan juta rupiah “uang sogok” berhasil disikat pelaku sejak tahun lalu.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, pelaku penipu ASN itu yakni Alkudri (50) warga Desa Leuk-leuk Teureubu, Kecamatan Mutiara. Petualangan tersangka yang mengaku memiliki relasi kuat, di kantor Pemerintahan Aceh berakhir di polisi. Dia dididik petugas, atas laporan korban yang menderita kerugian, karena kena tipu oleh pelaku.

Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Mahliadi, kepada awak media, Rabu ( 14/11) menjelaskan, aksi Alkudri terjadi sejak 2017 silam. Karena mengaku mampu membantu memindahkan PNS ke Pemprov aceh, dengan imbalan jasa sebesar Rp 30 juta per orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transaksk bertahap melalui rekening bank, namun apa yang dijanjikan tidak pernah terwujud. Sehingga, korban merasa tertipu dan melapor ke polisi,” sebut Mahliadi.

Dia mengatakan, petugas Satreskrim lantas menciduk pelaku di rumah istrinya, pada kawasan Desa Batoh, Kota Banda Aceh, Selasa (13/11) sekitar pukul 23.00 wib. Lalu, Alkudri dibawa ke Mapolres Pidie guna menjalani proses pemeriksaan, atas tuduhan penipuan tersebut.

Selain menipu ASN, tersangka ini juga diduga mengelabui sejumlah korban lainnya, dengan modus mampu mengurus tenaga honorer dan anggota Satpol PP masuk ke Pemprov Aceh, serta dapat menggarap proyek lapangan voli dari hibah dana propinsi.

“Kami mengamankan barang bukti delapan lembar kwintansi, dengan total kerugian mencapai Rp 223 juta dari beberapa,” tandas Mahliadi.

Menurut dia, perkara itu diproses sesuai laporan Ummi Yati binti Samsuddi (55) warga Desa Amud Mesjid Glumpang Tiga, serta Nurlaili binti Hamzah (36) warga Desa Lancok, Meurah Dua, Pidie Jaya. Pelaku akan dijerat pasal 378 junto 372 KUHP, dengan ancaman empat tahun kurungan. (Amir Sagita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:51 WIB

Hakim Vonis Bebas Penadah Emas

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Berita Terbaru

H Mukhlis menyembelih hewan Qurban yang disumbangkan kepada warga di sekitar lokasi kegiatan PT Takabeya Perkasa Grup, Senin (17/6.)

NANGGROE

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban

Senin, 17 Jun 2024 - 18:28 WIB

Ketua DPRK Sabang memberikan Rekomendasi DPRK Sabang Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sabang (Dok.Humas DPRK Sabang)

SABANG

DPRK Sabang Sampaikan Rekomendasi LKPJ

Senin, 27 Mei 2024 - 20:31 WIB

ADVERTORIAL

Raih WTP, Pengelolaan Keuangan Dinilai Profesional

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:58 WIB

Berbagai kendaraan mobil pick up dihiasi dengan berbagai bentuk kubah mengikuti lomba pawai takbir mewakili gampongĀ masing-masing

ADVERTORIAL

Lebaran Idul Fitri Warga Sabang Rayakan Hari Kemenangan

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:47 WIB