Asosiasi Keuchik Jeumpa Desak Polisi Hentikan Kriminalisasi Munirwan

- Administrator

Sabtu, 27 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Kendati penyidik Polda Aceh telah membebaskan Keuchik Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Nisam, Munirwan dengan status penangguhan penahanan pasca viralnya kasus benih padi IF8 yang menimbulkan reaksi publik. Namun, berbagai kecaman terus dilontarkan masyarakat di seantero tanah Rencong, terhadap polisi maupun Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang tega memenjarakan sosok rakyat kecil, karena inovasinya dianggap ilegal.

Selain banjir hujatan yang dilampiaskan melalui media sosial, serta dibicarakan hingga menjadi bahan pergunjingan di kalangan masyarakat Aceh hingga nasional. Kecaman sebagai wujud aksi solidaritas, juga turut dikemukakan oleh sejumlah keuchik (kepala desa) di pesisir utara Proponsi Aceh.

Seperti diungkapkan Asosiasi Keuchik Kecamatan Jeumpa, kepada awak media ini, Sabtu (27/7) yang mendesak Polda Aceh, tidak hanya menangguhkan penahanan terhadap Munirwan, tetapi segera menghentikan penyidikan kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahrul Fazal, Ketua Asosiasi Kecamatan Jeumpa

Ketua Asosiasi Keuchik Jeumpa, Bahrul Fazal mengaku pihaknya cukup prihatin atas kasus Munirwan. Pasalnya, keuchik Meunasah Rayeuk itu tidak pantas untuk diproses hukum, atas inovasinya yang berhasil mengembangkan benih padi unggul IF8, sehingga diminati oleh para petani.

“Keuchik yang inovatif seperti ini seharusnya dibina, agar menjadi contoh teladan bagi kami maupun keuchik wilayah-wilayah lain di Aceh, bukannya dikriminalisasikan. Kami minta penyidik Polda Aceh, dapat menghentikan kasus saudara Munirwan,” ungkap Bahrul.

Dia juga menyesalkan sikap Pemerintah Aceh, dalam hal ini Distanbun maupun Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Utara. Karena begitu reaksional dalam menyikapi persoalan tersebut, padahal sebagai lembaga yang bertugas untuk melayani masyarakat. Apabila diketahui ada kesalahan prosedur dan perizinan, atau benih yang dijual itu belum memiliki label serta tak bersertifikasi. Sedangkan masyarakat sudah kadung meminatinya, pemerintah daerah melalui dinas terkait harus mendampingi dan memfasilitasi produsen tersebut, agar memiliki legalitas formal sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

“Jika memang ada kesalahan belum ada label sertifikasi benih, harusnya dibina dulu. Lagipula, kesalahan itu kan tidak merugikan negara, ataupun masyarakat. Hanya saja dikhawatirkan gagal panen, karena benih yang diproduksi tidak bersertifikat, meski kenyataannya masyarakat mendapat hasil lebih banyak dari benih padi IF8 ini,” tukas Bahrul.

Dia berharap, semua pihak senantiasa mendukung berkembangnya ide, inovasi dan kreatifitas dari keuchik-keuchik seperti Munirwan, demi peningkatan pendapatan asli gampong di pedesaan. Melalui usaha BUMG yang bertujuan untuk mendongkrak ekonomi rakyat,”Kami berharap, semoga kasus Keuchik Munirwan ini, tidak diperpanjang lagi karena akan menjadi polemik. Supaya tidak berdampak buruk terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah. Karena di Aceh masyarakat butuh orang inovatif seperti sosok Munirwan,” ujarnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar
Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh
Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax
Bupati Bireuen Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru
Kadinkes Pimpin Pembersihan Puskesmas
Pemuda Bireuen Berperan Bangkitkan Masa Depan
Diduga Korupsi Dana Desa Keuchik Karieng Ditahan Jaksa
Dinas P&K Bireuen “Borong” Juara Lomba Inovasi Daerah 2025

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:15 WIB

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:58 WIB

Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax

Kamis, 25 Desember 2025 - 13:22 WIB

Kadinkes Pimpin Pembersihan Puskesmas

Senin, 22 Desember 2025 - 20:33 WIB

Pemuda Bireuen Berperan Bangkitkan Masa Depan

Berita Terbaru

Kaum ibu-ibu Gampong Blang Panjoe, mempersiapkan makanan bagi pengungsi banjir.

NANGGROE

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:15 WIB

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Musnawar SE

NANGGROE

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:59 WIB

Pertemuan pers di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (13/1) Malam

NANGGROE

Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:58 WIB

Keuchik Paya Abo Kecamatan Peusangan

PEMBANGUNAN

DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:32 WIB