Angkutan Batu Gajah Segera Ditertibkan

- Administrator

Jumat, 4 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua polantas Polres Bireuen melintas disamping truk angkutan batu gajah di Bireuen. (foto : doc FB Zulhelmi Agani)

Dua polantas Polres Bireuen melintas disamping truk angkutan batu gajah di Bireuen. (foto : doc FB Zulhelmi Agani)

BIREUEN|METRO ACEH-Aparat kepolisian Polres Bireuen akan menertibkan kegiatan pengangkutan bahan tambang galian c jenis batu gajah, agar tidak membahayakan para pengendara di jalan raya. Demikian diungkap Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko, Jum’at (4/8) pagi.

Pernyataan itu disampaikan, menanggapi keluhan masyarakat yang disuarakan salah seorang wartawan senior di Bireuen, dalam kegiatan silaturahmi dan temu ramah yang digelar Polres Bireuen bersama insan pers.

Jatmiko menuturkan, pihaknya akan segera memanggil para pengusaha eksplorasi batu gajah, untuk menaati SOP pengangkutan bahan tambang galian c ini, supaya tak lagi menimbulkan ancaman bagi pengendara lain di jalan raya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, dia menginstruksikan jajaran Satlantas Polres Bireuen, untuk merespon persoalan tersebut, serta dapat berkoordinasi dengan semua pihak agar kondisi ini segera ditangani dengan baik.

“Kasat Lantas mohon menyikapi kondisi ini, serta mengingatkan pelaku aktifitas tambang batu gajah, supaya dalam proses pengangkutan mengikuti SOP yang berlaku,” ungkap Jatmiko.

Kasatreskrim, AKP Zia Ul Archam SIK menambahkan, selama ini di Kabupaten Bireuen diketahui ada perusahan galian c batu gajah yang mengantongi izin, namun saat ini izinnya sudah berakhir dan sedang proses pengurusan di propinsi. Sedangkan sekarang, lagi banyak proyek pembangunan menggunakan material tersebut, yang juga memberi kontribusi untuk PAD yang diterima saat pencairan anggaran atas pekerjaan itu.

“Persoalan batu gajah ini bisa saja ditindak sesuai aturan, tetapi dampaknya nanti dapat menghambat kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, untuk kepentingan masyarakat luas,” jelas Zia.

Dia mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, menyikapi kondisi tersebut sehingga sampai kini masih diberikan kesempatan bagi para rekanan, untuk menyelesaikan pekerjaan sembari menunggu tuntasnya proses pengurusan izin di kantor Gubernur Aceh. (bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPMA-PT Aceh Energy Kembali Serahkan Bantuan Pasca Bencana
BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Kabupaten Bireuen
BNPB Segera Bangun Jembatan Gantung Pante Lhong
Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar
Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh
Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax
Bupati Bireuen Serukan Larangan Perayaan Tahun Baru
Kadinkes Pimpin Pembersihan Puskesmas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:55 WIB

BPMA-PT Aceh Energy Kembali Serahkan Bantuan Pasca Bencana

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:37 WIB

BNPB Verifikasi 26 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Kabupaten Bireuen

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:24 WIB

BNPB Segera Bangun Jembatan Gantung Pante Lhong

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:15 WIB

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:59 WIB

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Berita Terbaru

NANGGROE

BPMA-PT Aceh Energy Kembali Serahkan Bantuan Pasca Bencana

Jumat, 23 Jan 2026 - 17:55 WIB

NANGGROE

BNPB Segera Bangun Jembatan Gantung Pante Lhong

Selasa, 20 Jan 2026 - 21:24 WIB

Kaum ibu-ibu Gampong Blang Panjoe, mempersiapkan makanan bagi pengungsi banjir.

NANGGROE

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:15 WIB

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Musnawar SE

NANGGROE

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:59 WIB