BIREUEN|METRO ACEH – Guna menentukan para peserta Hafiz Alquran yang berhak menerima bantuan. Pemkab Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah (DPD), gelar Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran, dibuka Bupati diwakili oleh Asisten III, Selasa (1/9) pagi.
Kepala DPD Bireuen, Anwar, SAg MAP dalam laporannya mengatakan, kegiatan seleksi digelar selama empat hari dari Selasa – Jumat 1 s.d 4 September 2026 diruang di Dinas Pendidikan Dayah, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan Majelis Adat Aceh (MAA) setempat.
Peserta adalah santri penduduk asli Kabupaten Bireuen baik yang sedang menuntut ilmu di dayah-dayah di Bireuen maupun luar daerah dengan jumlah 458 santri, sebutnya.
Peserta terbagi dalam beberapa katagori yaitu 1 Juz Amma 211 santri, Juz Alif-Lam-Mim 30 santri, 3 Juz 108 santri, 5 Juz 56 santri, 10 juz 61 santri, 20 juz 11 santri, 30 juz 9 santri, rincinya.
Anwar menyampaikan menjaga objektivitas dan kredibilitas hasil penyeleksian kami juga melibatkan dewan hakim dari ulama, akademisi kompeten dibidang tahfizh alquran, Ketua Dewan Hakim, Dr Tgk Nazaruddin MA, berdasarkan keputusan Bupati Bireuen.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi apresiasi, motivasi serta bantuan biaya pendidikan kepada santri Hafiz Alquran asal Bireuen, guna untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di daerah, pungkasnya.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST diwakili Asisten III Zamzami, SPd.,MM dalam sambutan menyampaikan bahwa Pemkab Bireuen menaruh komitmen yang amat tinggi terhadap keberlangsungan dan kemajuan pendidikan dayah. Komitmen konkret ini kami wujudkan salah satunya melalui postur anggaran daerah.
Pada tahun anggaran 2026 ini, telah menetapkan sejumlah pagu anggaran pada Dinas Pendidikan Dayah. Alokasi anggaran ini kami fokuskan terarah untuk pembangunan sarana fisik, kesejahteraan tenaga kependidikan dayah, pembinaan manjeman dayah, pemberian beasiswa bagi para santri.
Dari total pagu anggaran itu, pemerintah mengalokasikan dana sangat signifikan untuk program beasiswa santri pada Sub Kegiatan Pemberdayaan dan Pendidikan Santri.
Hal ini membuktikan investasi pada sumber daya manusia khususnya para santri adalah prioritas utama pemerintah daerah. Melalui Beasiswa Thalabah Hafiz Al-Our’an ini, kami ingin memastikan, para penghafal kitab suci kita mendapat perhatian layak dan termotivasi terus meningkatkan kualitas hafalannya.
Sinergi antara panitia dari Dinas Pendidikan Dayah dan Dewan Hakim sangat kita harapkan untuk menjaga marwah dan kesucian program ini. Semoga kelelahan dan keikhlasan bapak-bapak sekalian dalam menyeleksi para penjaga kalam Allah ini bernilai pahala jariah terus mengalir tiada henti.
Melalui seleksi beasiswa ini, kita juga menaruh harapan besar agar angka putus sekolah atau putus mondok di kalangan santri akibat kendala finansial dapat kita minimalisir sekecil mungkin.
Juga ingin pemerataan akses pendidikan keagamaan dapat dirasakan seluruh santri asal Kabupaten Bireuen, sehingga tercipta keadilan sosial dan keadilan pendidikan yang nyata, pungkas Bupati Mukhlis. (Rahmat Hidayat)






