BIREUEN|METRO ACEH – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan berupaya untuk dapat membantu normalisasi saluran irigasi yang tersumbat sendimen lumpur dan tambak rusak akibat banjir, agar geliat perekonomian masyarakat bisa berjalan lancar dan normal kembali.
Hal itu antara lain disampaikan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka didampingi Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah dan Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST saat menyikapi harapan yang disampaikan Keuchik Pante Ranup Jamaluddin, saat kunjungan kerjanya di SDN 7 Jangka, Rabu (6/8) pagi.
Keuchik Jamaluddin kepada Metro Aceh menjelaskan saat bertemu dewan Wakil Presiden barusan, dirinya mengharapkan untuk membantu memperbaiki atau menormalisasi saluran irigasi tersumbat sendimen agar suplai air irigasi dapat segera mengairi sawah masyarakat.
Selain itu juga mengharapkan agar areal tambak masyarakat untuk budidaya ikan dan udang telah rusak ekses banjir dapat diperbaiki sehingga aktivitas perekonomian dapat berjalan lancar kembali, ungkapnya.
“Tadi bapak Wakil Presiden merespon dengan baik dan Insya Allah diupayakan untuk dapat dibantu perbaikannya termasuk juga bantuan dana bagi korban banjir yang belum diterima agar segera diberikan,” terangnya.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhullah dalam pertemuan itu juga turut menambahkan data korban banjir telah disampaikan kepada Kementerian Sosial dan ada korban banjir sudah menerima bantuan dan ada yang belum menerimanya.
Lebih lanjut ditanyai Metro Aceh terkait harapannya dengan kehadiran Wakil Presiden ini adalah dapat membawa berkah bagi masyarakat Aceh. Wapres hari ini meninjau jembatan Krueng Tingkeum Kutablang, SDN 7 Jangka dan jembatan Teupin Mane dan sejumlah lokasi lain telah direncanakan.
“Dalam perjalanan menuju ke SDN 7 Jangka ini, tadi bapak Wakil Presiden mengharapkan untuk dilakukan perbaikan jalan. Wapres juga telah mencatat semua harapan dari warga dan guru sini, kita harap direalisasi,” jelas Wagup Aceh. (Rahmat Hidayat)






