BIREUEN|METRO ACEH – Guna melihat secara dekat kondisi sekolah yang terdampak banjir dan telah selesai diperbaiki oleh pemerintah. Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, BSc, melakukan kunjungan kerja ke SDN 7 Jangka, di Gampong Pante Ranup, Kecamatan Jangka, Kamis (6/8) pukul 09.52 WIB.
Kehadiran Wapres menumpang mobil Toyota Innova Zenix Hybrid Q B 1355 ZZR ber-clear putih disambut antusias oleh masyarakat di desa pesisir itu, warga mendekati pimpinan negara yang selama ini hanya dilihat di televisi, tapi hari ini ada langsung di depan mata untuk bersalaman dan berfoto dengan Mas Gibran.
Amatan Metro Aceh turut hadir mendampingi Wapres yaitu Wakil Gubernur Aceh Fadhullah (Dek Fad) Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK.,SH., MH, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, SIP, Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST, Forkopimda, Ketua TP-PKK Bireuen, Sadriah, SKM.,MKM dan jajaran Pemkab Bireuen.
Wakil Presiden setiba di SDN 7 Jangka langsung mendengar paparan terkait hasil revitalisasi sekolah yang terdampak banjir di Bireuen dan Provinsi Aceh disampaikan oleh Letkol Inf Arinu Sinurat sebagai Sekretaris Pendampingan Kerja sama Revitalisasi sekolah antara Kemendikdasmen dan Kodam Iskandar Muda (Kodam IM) TNI-AD.
Selanjutnya Wapres disertai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisbud) Bireuen, Dr Muslim, MSi dan pejabat terkait lainnya meninjau satu persatu ruang sekolah itu dan mendengar penyampaian dari pejabat bersangkutan.
Wapres juga turut menyapa warga beragam usia memadati halaman sekolah untuk dapat bersalaman dan foto bersama mengabadikan momen langka bertemu langsung sekaligus menyampaikan harapannya kepada pimpinan negara itu.
Letkol Inf Arinu Sinurat ditanyai Metro Aceh terkait hal tersebut dilokasi menjelaskan, pasca terjadi bencana banjir atau hydro meteorologi, Kodam IM dipercaya untuk melaksanakan swakelola tipe 2 sebanyak 188 titik sekolah di Provinsi Aceh dari Direktorat PAUD 41 titik sekolah.
Kemudian Direktorat SD ada 125 titik, Direktorat SMP 17 titik dan Direktorat SMA ada 6 titik dengan skala rusak 65 persen dan rusak total. “SDN 7 Jangka ini salah satu dari Direktorat SD menerima dana revitalisasi Rp 1.1 milyar,” jelasnya.
Sekolah ini mendapat bantuan perbaikan ruang perpustakaan satu unit, enam ruangan kelas belajar, dua paket penataan lingkungan, satu paket toilet dan pengadaan mobiler yang setiap kelas mendapat 28 set kursi dan mejanya.
Sesuai perencanaan, progres pekerjaan semestinya 78 persen karena ada upaya percepatan yang kami lakukan, sehingga progresnya saat ini sudah 88 persen dan sudah ada sekolah digunakan untuk proses belajar mengajar, ungkap Letkol Inf Arinu Sinurat juga Komandan Sekolah Calon Bintara Resimen Induk Kodam Iskandar Muda (Dansecaba Rindam IM).
Kepala SDN 7 Jangka, Mariana, SPd yang ditanyai Metro Aceh mengatakan, dampak banjir sekolah itu awalnya mengalami kerusakan dan sejumlah ruang terendam lumpur, perlengkapan sekolah seperti mobiler, buku dan lainnya juga rusak.
Alhamdulillah saat ini gedung SDN 7 Jangka sudah dapat difungsikan setelah direhab atau direvitalisasi pemerintah. Sekolah kami ini memiliki murid 95 orang dan 18 guru, sebutnya.
Mariana berterima kasih atas kunjungan bapak Wakil Presiden dan kami berharap pemerintah dapat terus memberi perhatian untuk SDN 7 Jangka bukan hanya hari ini.
“Saya berharap dengan adanya kunjungan bapak Wakil Presiden ini mudah-mudahan sekolah kami menjadi lebih baik, dan anak-anak menjadi anak yang saleh dan saleha, anak yang berbakti kepada orang, menjadi anak yang cerdas, dan mampu beradaptasi dengan masyarakat serta mampu menyelesaikan masalahnya sendiri,” ungkapnya. (Rahmat Hidayat)






