BIREUEN|METRO ACEH-Guna memastikan negara hadir dalam pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana di Aceh berjalan optimal, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau lokasi pembangunan jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kutablang dan jembatan Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kamis (6/8).
Jembatan Krueng Tingkeum merupakan jalur penghubung Banda Aceh-Medan. Sebagai jalan nasional di pesisir utara, sedangkan Teupin Mane akses utama dari Bireuen menuju Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues dan beberapa kabupaten kota lain di bumi serambi Mekkah.
Kedua jembatan itu, menjadi infrastruktur vital bagi masyarakat Aceh yang rusak akibat diterjang banjir akhir November tahun lalu. Kini, telah dibangun jembatan bailley untuk dapat terhubung, serta kementerian terkait juga sedang membangun jembatan baru di kedua lokasi dengan sistem buka tutup.
Kehadiran Wapres ini, bertujuan agar mampu mendorong percepatan pembangunan kedua jembatan permanen, supaya sesuai target guna mendukung kembali akses mobilitas di kawasan itu, kembali normal dalam waktu dekat.
Saat tiba di lokasi, Wapres menyimak secara seksama paparan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnain mengenai perkembangan pembangunan jembatan. Progres pembangunan jembatan Krueng Tingkeum mencapai 80,5 persen dan kini memasuki tahap pemasangan struktur jembatan. Targetnya, pembangunan akan rampung dan bisa difungsikan pada akhir tahun 2026.
“Kita bisa nyambung dan nanti kita fungsionalkan mungkin di akhir Desember. Kita usahakan di akhir Desember tahun ini kita fungsionalkan, Pak Wapres,” lapor Zulkarnain.
Menanggapi paparan tersebut, Wapres turut memastikan sejumlah aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar, termasuk normalisasi pada bagian sungai di sekitar lokasi.
Pada kesempatan itu, Wapres menyampaikan keinginannya untuk melihat langsung kondisi lapangan, serta memantau perkembangan penanganan yang sedang berjalan, sekaligus secara terbuka mendengar langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat terdampak, agar setiap langkap pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Wapres mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan. Bagi Wapres semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara..
Usai menerima penjelasan, Wapres meninjau langsung kondisi konstruksi jembatan beserta pekerjaan yang tengah berlangsung. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal, sehingga akses mobilitas dapat segera pulih dan perekonomian masyarakat kembali meningkat.
Turut mendampingi Wapres pada kesempatan ini Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri. (Bahrul)






