BIREUEN|METRO ACEH-Guna menekan dan mengurangi angka pengangguran, berbagai terus upaya dilakukan Pemkab Bireuen agar semakin membuka lapangan kerja. Seperti pelatihan skill sesuai kompetensi yang dilaksanakan di UPTD Badan Latihan Kerja (BLK), Kamis (30/4).
Kegiatan yang mengawali proses pelatihan ini, dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen, Kajari Bireuen diwakili Kasubsi Pidum, Perwakilan Bappeda, Forkopimcam Juli serta para Instruktur.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mirza Fahmi, SSTP dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja di Kabupaten Bireuen khususnya kejuruan menjahit pakaian dengan mesin, menghias busana dengan mesin, servis sepeda motor dan teknisi telepon selular.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang per kejuruan dan pesertanya dari 4 Kejuruan yang merupakan putra-putri daerah Kabupaten Bireuen yang telah dinyatakan lulus seleksi.
Bupati Bireuen yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bireuen, Mawardi, SSTP, M.Si secara resmi membuka kegiatan berdasarkan Unit Kompetensi tersebut. Dalam sambutannya, ia mengatakan peserta diminta mengikuti pelatihan dengan serius agar benar-benar memiliki keterampilan (skill) di bidang menjahit, bordir, servis motor, maupun teknisi ponsel setelah lulus.
Lulusan diharapkan tidak hanya mencari kerja, tetapi mampu membuka lapangan usaha baru yang membantu ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.
“Ikuti pelajaran ini dengan serius, jangan hanya hadir tapi belajar betul-betul. Dari sini kita bisa dapat kerja, bisa buka usaha dari kecil sampai besar,” tegas Mawardi.
Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ke depan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja handal yang menjawab kebutuhan jasa harian masyarakat di Kabupaten Bireuen.(Bahrul)






