oleh

UNIKI Buka Program Doktor

BIREUEN|METRO ACEH-Untuk semakin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen-Aceh, mulai tahun 2022 mendatang akan membuka jenjang S3 melalui program Doktor Ilmu Manajemen.

Demikian disampaikan Rektor UNIKI, Prof Dr Apridar SE MS kepada media ini, Rabu (22/12). Ia menuturkan, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Aceh, UNIKI kini terus berupaya meningkatkan fasilitas pendidikan dan kualitas SDM, guna melahirkan intelektual handal di bidangnya. Termasuk, intens menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di luar daerah.

“Insya Allah, mulai tahun depan UNIKI akan membuka program doktor ilmu manajemen, kami menggandeng Unpri Medan,” jelas Apridar.

Menurutnya, tahapan kerjasama tersebut diawali dengan penandatanganan MoU di Kampus Universitas Prima Indonesia (Unpri), Selasa (21/12). Dia mengaku, hasil pembahasan antara kedua pihak telah disepakati, Unpri akan membuka kelas kerjasama program doktor enam semester, atau tiga tahun pendidikan untuk memperoleh gelar doktor ilmu manajemen.

Selain dosen UNIKI, juga akan diberikan kesempatan 40 persen peserta program pendidikan khusus ini, bagi masyarakat Aceh. Para peserta dibimbing secara spesifik, sehingga mampu menyelesaikan kuliah maksimal tiga tahun, ataupun bila memungkinkan bisa lebih cepat.

“Proses belajar nantinya diisi oleh dosen UNIKI dan Unpri, dengan kualifikasi profesor atau doktor dari kedua kampus ini,” jelas Apridar.

Ditandaskannya, berdasarkan hasil pembahasan dengan melibatkan para wakil rektor, dekan hingga kepala prodi dari kedua pihak, tercatat 27 program kerjasama segera diimplementasikan dalam waktu dekat, secara bertahap sesuai MoU serta sesuai kontrak kerja.

Diantaranya, kegiatan asistensi mengajar di satuan pendidikan-kampus merdeka, Gelar bersama (joint degree), Gelar ganda (dual degree). Untuk program kemahasiswaan rencananya akan dilakukan wirausaha- kampus merdeka, membangun desa/kkn tematik-kampus merdeka. Sedangkan dengan tenaga pengajar akan dilakukan Pelatihan dosen dan instruktur, Pemagangan, Penelitian bersama, Penelitian bersama-artikel/jurnal ilmiah, Penelitian bersama – paten, Penelitian bersama – prototipe, Penelitian/riset- kampus merdeka, Penerbitan berkala ilmiah, Pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum/ program bersama.

Disamping itu diharapkan akan mampu membangun bersama pengembangan pusat penelitian dan pengembangan keilmuan, pengembangan sistem/produk, pengiriman praktisi sebagai dosen, penyaluran lulusan, penyelenggaraan seminar/konferensi ilmiah, pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, pertukaran pelajar – kampus merdeka, proyek kemanusiaan – kampus merdeka, Studi/proyek independen– kampus merdeka, Transfer kredit, hingga Visiting profesor.

“Berbagai program yang telah disusun secara apik ini, semoga dapat kita implementasikan secara bertahap dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Aceh yang lebih bermartabat, sehingga capaian kualitas SDM unggul bisa kita peroleh dalam beberapa tahun kedepan.

Ketua Pembina UNIKI, Dr H Amiruddin Idris SE M Si selaku pemberi mandat dan pembuka kerjasama, memaparkan sejarah cikal bakal Universitas Islam Kebangsaan Indonesia yang bermula dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE).

“Kami terus berbenah mempersiapkan segala fasilitas infrastruktur pendukung yang berkelas, serta tenaga pendidik handal agar mampu melahirkan peserta didik yang berkualitas,” ungkapnya. (Bahrul)

Komentar

News Feed